Kondisi BUMN Garuda Indonesia Memprihatinkan, Terlilit Utang Hingga Puluhan Triliun

- Minggu, 12 September 2021 | 10:16 WIB
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia yang saat ini mengalami kerugian akibat utang  hingga triliunan. . /Pixabay/Fariz Priandana
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia yang saat ini mengalami kerugian akibat utang hingga triliunan. . /Pixabay/Fariz Priandana

Kini hal yang sama dilakukan oleh Peter F. Gontha, dalam sebuah unggahan di Instagram ia jabarkan kondisi Garuda Indonesia.

Baca Juga: Ketua DPR Puan Maharani Sebut Penanganan Covid-19 Berhasil : Gotong Royong Seluruh Elemen Bangsa

Sama-sama memilih mundur dari kursi komisaris Garuda Indonesia, Peter Gontha jabarkan boroknya maskapai di bawah BUMN itu.

Dalam unggahan pada 11 September 2021, Peter Gontha menyampaikan penyebab rusaknya tatanan Garuda Indonesia.

Peter Gontha mengungkapkan jika di dalam tubuh Garuda ada sekelompok orang yang terlalu berkuasa.

Baca Juga: Pengembangan Penyidikan Pabrik Narkoba, Polisi Buru Pemasok Bahan Sabu Jaringan Turki

"Salah Satu penyebab rusaknya tatanan Garuda adalah Karena adanya kelompok-kelompok di dalam Perusahaan Garuda (Bukan BUMN) yang terlalu berkuasa dan terus menerus menyandera perusahaan untuk kepentingannya sendiri," tuturnya, dikutip dari akun Instagram @petergontha.

Lebih lanjut, mantan komisaris Garuda Indonesia itu membeberkan jika maskapai plat merah itu akan mengurangi jumlah pesawat.

Menurut Peter Gontha itu adalah buah dari tindakan yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut dan kini mereka menjadi korban dari apa yang ditanam. *** (Rahmi Nurfajriani/Pikiran-Rakyat)

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X