Pengembangan Penyidikan Pabrik Narkoba, Polisi Buru Pemasok Bahan Sabu Jaringan Turki

- Jumat, 10 September 2021 | 10:54 WIB
Ilustrasi narkoba jenis sabu, polisi kini melakukan pengejaran terhadap pemasok bahan sabu jaringan internasional dari Turki. /Pixabay/JamesRonin.
Ilustrasi narkoba jenis sabu, polisi kini melakukan pengejaran terhadap pemasok bahan sabu jaringan internasional dari Turki. /Pixabay/JamesRonin.

"Mereka berdua inilah yang melakukan kegiatan membuat home industry narkotika jenis sabu ini. Mereka punya link lagi ada di Turki," katanya.

Baca Juga: DPR Sambut Baik Usulan Menkumham : Napi Narkoba Direhabilitasi Bukan Dipenjara , Biar Tak Over Kapasitas

Danang Setiyo mengungkapkan para pelaku mampu memproduksi sekitar 15 sampai 20 kilogram sabu dalam sehari.

Kemudian, kata Danang, dipasarkan ke beberapa daerah di wilayah Jakarta dan Tangerang, Banten.

Ia menyampaikan bahwa hasil laboratorium forensik (Labfor) menunjukan jika sabu yang dihasilkan merupakan kelas satu atau supernya.

Baca Juga: Tubuh Dilumat Api, 3 Warga Binaan Dirawat di RSUD Meninggal : Santunan Rp 30 Juta Setiap Korban Wafat

Oleh karena itu, kedua tersangka dijerat Pasal 113 ayat 2 subsider Pasal 114 ayat 2 subsidier pasal 112 ayat 2 jo pasal 134 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan bahwa perkara pabrik sabu yang digerebekut merupakan sindikat narkoba jaringan internasional yang menggunakan apartemen di kawasan Menteng, Cikini, Jakarta Pusat dalam melancarkan aksinya.

“Jadi bahan baku ini dari Turki, termasuk pengirimnya sudah kita tahu identitasnya tetapi sekarang menjadi DPO kita ya, ini ada di Turki sana,” ucapnya.*** (Mutia Yuantisya/Pikiran-Rakyat.com)

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X