DPR Sambut Baik Usulan Menkumham : Napi Narkoba Direhabilitasi Bukan Dipenjara , Biar Tak Over Kapasitas

- Jumat, 10 September 2021 | 05:51 WIB
Ilustrasi napi, lapas di Indonesia banyak yang over kapasitas, selain itu tahanan didominasi tahanan kasus narkoba, DPR dorong napai narkoba untuk direhabilitasi bukan dipenjara.. /Pixabay/Prawny
Ilustrasi napi, lapas di Indonesia banyak yang over kapasitas, selain itu tahanan didominasi tahanan kasus narkoba, DPR dorong napai narkoba untuk direhabilitasi bukan dipenjara.. /Pixabay/Prawny

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Over kapasitas di lemabaga pemasyarakatan di Indonesia kini menjadi sorotan.

Hal ini menyusul atas terjadinya musiab kebakaran hebat di LP kelas 1 Tangerang, Banten yang diketahui telah over kapasitas.

Dimana dalam kasus kebakaran hebat di LP kelas 1 Tangerang tersebut, dari jumlah 44 tewas diketahui palaing banyak tahanan narkoba.

Baca Juga: Tubuh Dilumat Api, 3 Warga Binaan Dirawat di RSUD Meninggal : Santunan Rp 30 Juta Setiap Korban Wafat

Dengan demikian kasus narkoba kini mendominasi di lapas kelas 1 Tangerang Banten.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, menyambut baik keinginan Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna H Laoly yang sudah lama mendorong usulan agar narapidana pengguna narkoba direhabilitasi bukan dipenjara.

Hal itu sebagaimana ada dalam rancangan revisi UU nomor 35/2009 tentang narkotika.

Baca Juga: Ganjar Pranowo: Bawa Pulang Medali Tapi Jaga Nama Baik Jawa Tengah di Papua

Untuk itu, Ahmad Saroni, mendukung revisi UU Nomor 35/2009 terkait Narkotika, khususnya mengenai aturan rehabilitasi bagi narapidana pengguna narkoba.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul '' Over-Capacity Lapas, Anggota DPR Setuju Napi Narkoba Direhabilitasi Bukan Dipenjara''.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X