Peneliti Asing Sebut Orang Sudah Divaksin 73 Persen Bila Terpapar Covid -19Tak Bergejala

- Sabtu, 4 September 2021 | 10:56 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. /Pixabay/fernandozhiminaicela
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. /Pixabay/fernandozhiminaicela

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah Indonesia terus menggalakan vaksinasi massa di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah menyakini vaksinasi bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang kini masih terjadi.

Guna meningkatkan vaksinasi, pemerintah mengeluarkan kebijakan vaksinasi sebagai syarat untuk melakukan sejumlah kegiatan di masyarakat.

Baca Juga: Pemerintah Lanjutkan Bantuan Subsidi Upah Pekerja , Silahkan Cek Syarat Penerima BSU

Fungsi vaksinasi bagi seseorang untuk mempertabl imunitas, vaksinasi untuk saat ini dilakukan tahapan, mulai dosis pertama, kedua dan ketiga.

Penelitian asing baru-baru ini oleh tim dari King's College London mengungkap bahwa, dengan dua dosis vaksin Covid-19 terbukti mengurangi separuh efek jangka panjang Covid-19 pada orang dewasa.

Dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang sudah divaksin kemudian terpapar virus, 73 persen lebih kecil kemungkinannya untuk dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Ditahan di Rutan KPK, Membantah Terima Fee

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Studi: Dua Dosis Vaksin Bisa Kurangi Risiko Jangka Panjang Covid-19''.

Sementara itu, gejala parah akibat Covid-19 berkurang hampir sepertiganya.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X