Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Ditahan di Rutan KPK, Membantah Terima Fee

- Sabtu, 4 September 2021 | 09:23 WIB
Ilustrasi Gedung KPK. /Dok/
Ilustrasi Gedung KPK. /Dok/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, yang ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus korupsi ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1 (Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK), Jakarta, pada Jumat, 3 September 2021.

Sedangkan tersangka lainnya, Kedy Afandi ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, Jakarta

Budhi Sarwono ditetapkan sebagai tersangka bersama pihak swasta Kedy Afandi (KA) untuk kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara Tahun 2017-2018.

Baca Juga: Diduga Terima Fee Rp2,1 M, KPK Tetapkan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Tersangka Kasus Korupsi

Keduanya bakal ditahan oleh KPK selama 20 hari ke depan, sejak Jumat, 3 September 2021 sampai 22 September 2021 mendatang.

Terkait kabar ini, Kantor Berita Politik RMOL menelusuri harta kekayaan Bupati Banjarnegara yang sering melontarkan komentar kontroversial.

Dari penelusuran di website Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK, Budhi mempunyai harta sebanyak Rp 23.812.717.301 yang dilaporkan tahun 2020.

Baca Juga: Lupakan Head to Head, PSIS Semarang Siap Taklukkan Persela Lamongan

Harta itu, terdiri dari tanah dan bangunan, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas.

Dalam LHKPN 2020 ini, Budhi tercatat tidak mempunyai harta alat transportasi dan mesin, dan harta lainnya serta tidak mempunyai utang.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X