Pinjaman Online Marak, Hutang Rp 3,7 Juta Jadi Rp 206,3 Juta, Polda Berikan Tips Aman

- Senin, 23 Agustus 2021 | 18:20 WIB
Kabidhumas Polda jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy berikan keterangan maraknya pinjaman online yang menjerat hutang menumpuk. ist/suaramerdeka-wawasan.com
Kabidhumas Polda jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy berikan keterangan maraknya pinjaman online yang menjerat hutang menumpuk. ist/suaramerdeka-wawasan.com

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Kasus pinjaman online bikin masyarakat terjerat hutang bertumpuk mendapat perhatian serius dari Polda Jateng.

Seorang warga Kabupaten Semarang, Afifah Muflihati (27) misalnya, terjerat aplikasi pinjaman online (pinjol) hingga ratusan juta rupiah.

Afifah awalnya hanya meminjam Rp 3,7 juta, namun akibat salah urus, jika ditotal kerugiannya malah membengkak menjadi Rp 206,3 juta.

Baca Juga: Pelaku Penipuan Arisan di 4 Kota di Jawa Tengah Diduga Satu Jaringan, Polda Jateng Melakukan Perburuan

"Kasus ini tengah ditangani Ditkrimsus Polda Jateng," ungkap Kabid Humas Polda Jateng, Kombes M. Iqbal Alqudusy, Senin (23/8/2021).

Dijelaskan M Iqbal kasus masyarakat yang terjerat pinjaman online saat ini cukup banyak.

Ditkrimsus Polda Jateng sendiri, saat ini setidaknya menangani 24 kasus masyarakat yang merasa tertipu oleh pinjaman online.

Baca Juga: Pembunuhan Wanita Hamil di DJ Kost Semarang, Otopsi Jenazah Tunggu Orang Tua, Pelaku Diduga Pacar Korban

"Mayoritas kasus masih dalam bentuk pengaduan dan masih didalami dari sisi hukumnya. Untuk jumlah pengaduan di seluruh wilayah Jateng, saat ini masih dikompulir dari masing-masing polres," tandasnya.

Iqbal menegaskan ada sejumlah tips yakni tidak mudah tergiur dengan pinjaman online (Pinjol) terlebih tawaran melalu SMS.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Humas Polrestabes Semarang

Tags

Terkini

X