Sering Ditinggal Pergi Istri Sirih, Suami Tega Aniaya Balita Hingga Tewas di Kabupaten Semarang

- Selasa, 17 Agustus 2021 | 06:07 WIB
Ilustrasi  aniaya anak hingga tewas. /Unplash/Luna Pimentel
Ilustrasi aniaya anak hingga tewas. /Unplash/Luna Pimentel

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Gara-gara istri sering pergi, seorang suami diketahui bernama Adi Cahyono (39 tahun) warga Bergas Kabupaten Semarang tega aniaya anak hingga tewas.

Peristwa penganiayaan baru dilaporkan ke Polisi oleh istri sirih pelaku bernama Puput Wulansari pada 27 Juli 2021.

Sedangkan korban penganiayaan hingga tewas merupakan anak yang masih berusia 18 bulan.

Baca Juga: Ketua Bhayangkari Kepolisian Louncing Aku Sedulurmu Polda Jateng, Kapolda: Jadi Program Berkelanjutan

Pelaku Adi Cahyono saat melakukan gelar perkara di Polres Semarang, Senin, 16 Agustus 2021 mengaku, melakukan penganiayaan karena jengkel, istri sirihnya sering pergi.

Dikaui oleh pelaku Adi Cahyono, kejengkelan terhadap istrinya terjadi karena ketika berada di rumah kontrakan, selalu ditinggal pergi.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo dalam gelar perkara mengungkapkan, peristiwa penganiayaan anak balita hingga tewas ini karena adanya kejanggalan yang dilaporkan oleh istri pelaku.

Baca Juga: HUT Ke-76 RI, Gubernur Ganjar Meminta Jangan Berkerumun Dalam Semarakkan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2021

Setelah menerima laporan, kata Ari Wibowo, petugas gabungan bersama Tim Forensik Cab Semarang melakukan pembongkaran jenasah korban.

Dijelaskan, dari hasil tersebut bahwa korban balita meninggal dunia akibat penganiayaan, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Polres Semarang

Tags

Terkini

X