Investasi Bodong di Jepara, Kapolres : Masyarakat Jangan Mudah Percaya, Cek Dulu ke OJK

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 06:51 WIB
Ilustrasi investasi bodong. /Pixabay
Ilustrasi investasi bodong. /Pixabay

JEPARA, suaramerdeka-wawasan.com - Kasus investasi bodong dilakukan oleh Yenimatul Anggraini (20 tahun) jadi perhatian Polres Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Warsono meminta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan bisnis investasi dengan keuntungan yang besar.

Dijelaskan Warsono, apabila masyarakat ingin berinvestasi hendaknya melakukan pengecekan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terlebih dahulu.

Baca Juga: Asrama Haji Donohudan Resmi Jadi Rumah Sakit Darurat Covid, Dinkes Jateng: Dilengkapi Oksigen Sentral

Dengan pengecekan tersebut, kata Warsono, maka kalau terdaftar di OJK bisa dipastikan investasi tersebut berizin dan bisa diikuti.

Seperti diketahui ratusan orang yang menjadi korban investasi bodong berbondong-bondong mendatangi rumah pelaku Yenimatul Anggraini di Desa Jambu Kecamatan Mlonggo, Jepara.

Para korban tersebut mendatangi rumah pelaku dengan menuntut pengelola investasi untuk mengambilkan uang yang rata-rata setiap orang sudah mengeluarkan ratusan ribu.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Baznas Pusat Gencarkan Vaksinasi di Pondok Pesantren di Jawa Tengah

Para Korban investasi bodong tersebut pada saat mendatangi rumah pelaku ternyata rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Merasa sudah ditipu, sejumlah korban langsung mendobrak pintu rumah dan mengambili sejumlah barang yang ada di dalam rumah.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: KKB dan KKSB

Tags

Terkini

X