Diduga Terbakar Api Cemburu, Sopir Truk di Kebumen Aniaya Temannya Gunakan Sajam hingga Tewas

- Sabtu, 5 November 2022 | 21:19 WIB
Barang bukti yang disita dari pelaku pembunuhan di Kebumen, berupa sepeda motor yang digunakan melarikan diri. /Dok Istimewa/
Barang bukti yang disita dari pelaku pembunuhan di Kebumen, berupa sepeda motor yang digunakan melarikan diri. /Dok Istimewa/

KEBUMEN, suaramerdeka-wawasan.com - Seorang sopir truk di Kebumen menghabisi nyawa temannya yang juga sesama sopir, lantaran diduga terbakar api cemburu pada Jumat, 4 November 2022.

Kapolsek Buayan, Iptu Sucipto mengatakan, pelaku diketahui bernama Sarino (46), warga Desa Weton Kulon, Kecamatan Puring, Kebumen.

''Sedang korbannya yang tewas, juga sesama sopir bernama Sarijan (42) warga Desa Rangkah, Kecamatan Buayan di Jalan Desa Rangkah, Kecamatan Buayan,'' jelas Sucipto kepada wartawan, usai kejadian.

Baca Juga: Menteri PUPR Hadi Mulyono Ternyata Hebat! Batu Bata Beton Cuma Dipatahkan dengan Kekuatan Tangan Kosong

Menurut Sucipto, korban sebelumnya sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong akibat luka parah akibat sayatan benda tajam yang dilakukan pelaku.

''Korban meninggal di Rumah Sakit Purwogondo, Kecamatan Kuwarasan,'' paparnya.

Ia menjelaskan, motif penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa korban yang juga sopir truk, diduga lantaran pelaku terbakar api cemburu.

Baca Juga: Tak Berizin, Lima Baliho Ganjar Nurut Dicopot Satpol PP Kota Semarang

''Korban dan pelaku saling kenal, sesama sopir truk. Diduga karena cemburu,'' beber Sucipto.

Dia menjelaskan, persoalan bermula dari pelaku yang menjalin hubungan dengan istri dari majikannya.

Belakangan, jelas Sucipto, pelaku mencurigai korban yang merupakan pengemudi baru, juga menjalin hubungan dengan wanita yang sama.

Baca Juga: Anak Juragan Rongsok di Brebes Diperkosa Karyawannya Sendiri, Korban Masih Kelas 6 SD

Lantaran cemburu, lanjutnya, pelaku lantas menganiaya korban menggunakan senjata tajam.

Dikatakan, meski pelaku sempat melarikan diri usai melakukan penganiayaan, polisi akhirnya bisa meringkusnya. ''Pelaku sudah dibawa ke Polres Kebumen),'' imbuhnya.

Sucipto mengungkapkan, dari kasus ini, petugas mengamankan barang bukti berupa kertas pembungkus pisau warna putih yang diisolasi warna hitam dan sepeda motor warna hitam yang sempat digunakan kabur oleh pelaku.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X