Ditlantas Polda Jateng Terapkan Sistem Tilang Elektronik, Ini Tujuh Pelanggaran yang Bisa Tertangkap Kamera

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 21:14 WIB
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho. /Dok Istimewa/
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Ditlantas (Direktorat Lalu Lintas) Polda Jateng telah menggunakan sistem tilang elektronik, ETLE (electronic traffic law enforcement), untuk menindak para pelanggar lalu lintas.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryonugroho menyebutkan, ada tujuh jenis pelanggaran yang bisa tertangkap melalui kamera ETLE.

''Nggak pakai helm, nggak pakai sabuk pengaman, TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) mati, melawan arus, melanggar marka, melanggar lampu merah, dan kendaraan bonceng tiga,'' papar Agus kepada wartawan, Jumat, 28 Oktober 2022.

Baca Juga: BRI Melalui Holding Ultra Mikro, Pegadaian dan PNM, Berupaya Mengoptimalkan Pelaku Usaha Ultra Mikro

Menurut Agus, ETLE mobile sangat efektif, karena petugas bisa melakukan pengawasan baik dengan mobil atau motor.

''Bisa digunakan oleh anggota yang patroli baik itu roda dua dan roda empat, dan bisa menjangkau ke pelosok-pelosok,'' ungkapnya.

Selain itu, katanya lagi, dengan ETLE mobile ini azas transparansi dan kesamaan di mata hukum bisa lebih terjaga.

Baca Juga: Ditresnarkoba Polda Jateng Musnahkan Sabu 3,43 Kg, Hasil Sitaan Kiriman dari Malaysia

Ia pun berharap, masyarakat bisa lebih paham dan patuh terhadap peraturan lalu lintas.

''Melalui ETLE Presisi, diharapkan tranformasi penegakkan hukum digital tidak ada lagi persentuhan antara petugas dan pelanggar, sehingga betul-betul transparan equality for the law, prosesnya terjamin,'' paparnya.

''Karena lalu lintas urat nadi kehidupan, lalu lintas adalah cermin budaya bangsa, lalu lintas tertib bangsa kita tertib, maka dari itu ketertiban lalu lintas menyelamatkan anak bangsa,'' imbuhnya.

Baca Juga: Genangan Banjir di Kabupaten Cilacap Sudah Surut, Kini Jalan Nasional Menjadi Rusak

Agus mengatakan, Jateng juga mulai menerapkan sistem pengurangan poin kepada pelanggar lalu lintas.

Ia menjelaskan, setiap pemegang Surat Izin Mengemudi (SIM) memiliki 12 poin, dan berkurang tiap melakukan pelanggaran lalu lintas, bahkan bisa langsung dicabut.

Seperti diketahui, sebelumnya Direktur Penegak Hukum (Dirgakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan mengatakan, sistem poin itu dikoneksikan dengan ETLE.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X