Lima Anak di Jateng Menderita Gagal Ginjal Akut, Dinkes Koordinasi dengan IDAI

- Senin, 24 Oktober 2022 | 21:10 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yunita Dyah Suminar. /Dok Istimewa/
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yunita Dyah Suminar. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Tercatat ada lima anak dari Jawa Tengah yang menderita gagal ginjal akut, dari 241 anak di Indonesia yang dilaporkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Bahkan, dalam data Kemenkes itu, juga disebutkan tiga dari lima anak di Jawa Tengah yang terjangkit gagal ginjal akut, meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar mengatakan, terhadap kondisi ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Ikatan Dokter anak Indonesia (IDAI), untuk menelusuri hal itu.

Baca Juga: Heboh Obat Sirup Pemicu Gagal Ginjal, Ditreskrimsus Polda Jateng Akan Cek Produk yang Ditarik dari Apotek

Menurut Yunita, lantaran masih terus menelusuri kasus gagal ginjal akut pada anak itu, sehingga pihaknya belum bisa memberikan informasi.

''Hari ini, kita lagi telaah bersama dengan IDAI, RS Sarjito, dan DKK Kabupaten Kota, nanti kami infokan,'' jelas Yunita dalam keterangannya kepada wartawan di Semarang, Senin, 24 Oktober 2022.

Secara terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, untuk penanganan pasien berada di tangan pihak medis, sedang pemerintah daerah saat ini membantu sosialisasi terkait obat sirup yang dilarang dikonsumsi.

Baca Juga: Kasus Ginjal Akut Dipicu Etilen Glikol dan Dietilen Glikol, Menkes: Dilarang Jual Obat Tercemar EG dan DEG!

''Kita sosialisasi larangan yang obat. BPOM baru keluarkan data obat sirup dilarang beredar. Ini lebih banyak ke teman-teman rumah sakit dan tenaga medis untuk tidak meresepkan,'' papar Sumarno.

Seperti diketahui, Kemenkes pada Jumat, 21 Oktober 2022 lalu melaporkan ada 241 anak terkena gagal ginjal akut misterius dan tersebar di 22 provinsi.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dari total penderita gagal ginjal akut di Indonesia tersebut, sebanyak 133 pasien meninggal dunia.

Baca Juga: Heboh Obat Sirup Mengandung Etilen Glikol, Ini Penjelasannya Bahan Kimia Itu

''Kita sudah mengidentifikasi ada 241 kasus gangguan ginjal akut atau AKI di 22 provinsi dengan 133 kematian atau 55 persen dari kasus,'' jelas Budi, dalam konferensi pers Jumat, 21 Oktober 2022.

Dari data tersebut, 241 anak penderita gagal ginjal akut di Indonesia dari 22 provinsi, terbanyak adalah DKI Jakarta dengan 57 kasus, lalu disusul Jabar (33), Aceh (31), Jatim (30), dan Sumbar (22).

Selanjutnya, Bali (16), Sumut (12), Banten (10), DIY (6), Jateng (5), Jambi dan Kalsel (3), NTB, NTT dan Sultra (2), Bengkulu, Kaltara, Kepri, Lampung, Papua, dan Sumsel masing-masing 1 kasus.***

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Gunung Merapi Kembali Erupsi Siang Ini

Sabtu, 11 Maret 2023 | 14:47 WIB
X