Polisi Sebut Tiga Titik Rawan Pelemparan terhadap Kendaraan di Tol Semarang ke Solo, Makin Giat Patroli

- Jumat, 21 Oktober 2022 | 18:57 WIB
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika. /Dok Istimewa/
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika. /Dok Istimewa/

UNGARAN, suaramerdeka-wawasan.com - Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika menyebutkan, ada tiga titik rawan pelemparan batu di jalur Tol Semarang-Solo, yang masuk wilayahnya.

Menurut Yovan, titik rawan di jalan Tol Semarang-Solo yang menjadi perhatian itu, berada di KM 459, 460 dan 462 jalur B.

''Karena itu, petugas melakukan patroli menyisir jalan setapak mulai dari exit Tol Boyolali hingga rest area 456 menuju tol,'' jelas Yovan dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat, 21 Oktober 2022.

Baca Juga: Heboh Obat Sirup Mengandung Etilen Glikol, Ini Penjelasannya Bahan Kimia Itu

Ia menambahkan, petugas juga menyisir jembatan penyeberangan, serta jalur permukiman warga yang terdapat akses berupa jalur roda 2, roda 4 maupun jalur setapak menuju jalur Tol.

''Bis dari Solo yang masuk dari pintu Tol Boyolali arah Semarang, kami berhentikan. Selanjutnya bus tersebut kami isi tiga anggota yang dipimpin seorang perwira untuk menyusuri jalur yang menjadi titik pelemparan batu,'' paparnya.

Yovan menegaskan, polisi akan terus mengusut kasus ini, dengan melakukan patroli yang digelar rutin dan dilakukan hingga pagi harinya.

Baca Juga: Diduga Picu Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Imbau Masyarakat Sementara Setop Konsumsi Obat Sirup

''Aksi pelemparan batu di jalur tol tetap mendapat perhatian khusus dari jajaran Polres Semarang,'' tandasnya.

Sebelumnya polisi telah memeriksa empat orang saksi, terkait peristiwa pelemparan batu di Tol Semarang-Solo KM 459A dan KM 460A.

Namun, dari pemeriksaan terhadap para saksi itu, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Dua Rumah Tertimpa Tebing Longsor di Banjarnegara, Seorang Meninggal dan Dua Luka

Ia mengatakan, jika tertangkap, para pelaku pelemparan kendaraan di jalan Tol menggunakan batu, bisa dijerat pasal tentang pengerusakan, hingga pasal yang mengakibatkan matinya orang.

Seperti diketahui, sejumlah kendaraan menjadi korban pelemparan batu di Tol Semarang-Solo tepatnya di KM 459A dan KM 460A, masuk wilayah Desa Barukan Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang.

Kendaraan-kendaraan tersebut dilempari batu oleh orang tak dikenal dari jembatan Tol KM 459A dan juga dari pinggir jalan, hingga mengakibatkan kacanya pecah.***

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X