Dua Rumah Tertimpa Tebing Longsor di Banjarnegara, Seorang Meninggal dan Dua Luka

- Kamis, 20 Oktober 2022 | 21:20 WIB
Petugas BPBD Banjarnegara serta TNI dan Polri mengevakuasi korban tanah longsor di Desa Sawangan, Punggelan, Banjarnegara. /Dok Istimewa/
Petugas BPBD Banjarnegara serta TNI dan Polri mengevakuasi korban tanah longsor di Desa Sawangan, Punggelan, Banjarnegara. /Dok Istimewa/

BANJARNEGARA, suaramerdeka-wawasan.com - Dua rumah warga Desa Sawangan, Punggelan, Banjarnegara, tertimpa tanah longsor pada Rabu malam, 19 Oktober 2022.

Akibatnya, seorang korban meninggal dunia diketahui bernama Misten (60), merupakan salah satu pemilik rumah yang tertimbun tanah longsor dari tebing setinggi sekira 50 meter.

Informasi yang dihimpun, proses evakuasi korban berlangsung dramatis dengan menggunakan alat berat, dan membutuhkan waktu hingga dini hari.

Baca Juga: Dipicu Cemburu, Seorang Pria Bunuh Lelaki yang Kencani Teman Wanitanya di Kamar Hotel

Kepala BPBD Banjarnegara, Aris Sudaryanto mengatakan, proses evakuasi korban yang tertimbun tanah longsor, melibatkan tim gabungan BPBD dibantu bersama TNI dan Polri.

''Kondisinya, material reruntuhan bangunan hingga ketebalan 6 meter dan cuaca buruk, menjadi kendala proses evakuasi. Korban berhasil dievakuasi 5 jam setelah kejadian,'' jelas Aris, usai kejadian.

Menurut dia, Saat ditemukan, posisi korban terjepit cor beton, dan tertimpa baja atap rumah, hingga membuat petugas harus menerjunkan alat berat dan pemotong baja.

Baca Juga: Sempat DPO, Oknum Guru Diduga Perkosa Siswi SMK di Purbalingga Menyerahkan Diri ke Polisi

Selain itu, jelasnya lagi, ketebalan material dan cuaca buruk menjadi kendala selama proses evakuasi berlangsung.

Ia mengatakan, kejadian tanah longsor tersebut tak hanya memakan korban jiwa, namun petugas juga mendapati dua korban lainnya yang mengalami luka-luka.

Dua korban itu kata Aris, merupakan penghuni rumah yang bersebelahan dengan rumah milik Mistem, yakni Trimo Budi Utomo dan Samini.

Baca Juga: Pembunuhan Brigadir J, JPU: Terdakwa Arif Rahman Tak Berani Tatap Mata Ferdy Sambo Usai Lihat Rekaman CCTV

''Trimo Budi Utomo mengalami luka di bagian kepala. Sedang Samini sempat tertimbun material longsor, namun segera diselematkan oleh anaknya,'' paparnya.

Aris menjelaskan, kedua korban luka tersebut, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Seperti diketahui, sebelum terjadi longsor di tebing setinggi 50 meter itu, terjadi hujan dengan intensitas tinggi mengguyur selama 5 jam di wilayah Banjarnegara.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X