Seluruh Rutan dan Lapas di Jateng Lebihi Kapasitas! Warga Binaan Tak Bisa Jaga Jarak, Divaksin

- Jumat, 30 Juli 2021 | 18:49 WIB
Ilustrasi Rutan dan Lapas Penuh. /Pixabay/
Ilustrasi Rutan dan Lapas Penuh. /Pixabay/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com -  Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah, A Yuspahruddin mengungkapkan, seluruh rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kota dan Kabupaten di Jateng melebihi kapasitas warga binaan.

Menurut dia, di masa pandemi ini,  satu-satunya jalan untuk mencegah penyebaran Covid-19 ialah dilakukannya vaksinasi bagi warga binaan.

“Seluruh lapas dan rutan di Jawa Tengah ini over kapasitas. Oleh karena itu memang satu-satunya jalan harus vaksinasi,” kata A Yuspahruddin, saat meninjau vaksinasi di Lapas Kelas I Semarang, Kamis 29 Juli 2021.

Baca Juga: Beberapa Selebritas Wanita pun Puji Body Goal Wulan Guritno, Bagaimana dengan Anda?

Dikatakan Yuspahruddin, rutan dan Lapas yang melebihi kapasitas warga binaan rawan terjadi penularan Covid-19, sehingga perlu percepatan pemberian vaksin kepada warga binaan.

Menurut Yuspahruddin, percepatan vaksinasi kepada warga binaan sebuah keharusan, melihat kondisi lapas dan rutan yang sebagian besar itu dalam keadaan melebihi kapasitas.

Dalam vaksinasi ke warga binaan itu, Kemenkumham menggandeng Kodam IV/Diponegoro dan Polda Jateng.

Baca Juga: BOR ICU di Kota Semarang Terhitung Masih Tinggi, Hendi: Pasien ICU Butuh Perawatan Lebih Lama

Ketiga lembaga tersebut bersinergi melakukan vaksinasi kepada 1.543 warga binaan di Lapas Kelas 1 Semarang, pada Rabu 28 Juli 2021 lalu.

''Vaksin bantuan dari Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, vaksin diberikan kepada 1.543 orang WBP Lapas Kelas I Semarang,'' katanya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X