Korban Ledakan Dekat Asrama Brimob Sukoharjo Masih Kritis, Belum Bisa Dimintai Keterangan

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 19:47 WIB
Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal. /Dok Istimewa/
Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal. /Dok Istimewa/

SOLO, suaramerdeka-wawasan.com - Korban ledakan bahan petasan di dekat Asrama Brimob Sukoharjo, Bripka Dirgantara Pradipta (35), masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moewardi, Kota Solo.

Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal mengabarkan, anggota Intelkam Polresta Solo itu masih dirawat di ICU, dan kondisinya kritis dalam 1-2 minggu ke eapan.

''Korban mengalami luka bakar, sehingga belum bisa dimintai keterangan terkait ledakan yang terjadi,'' jelas Alfian dalam keterangannya kepada wartawan di Stadion Manahan Solo, Sabtu 1 Oktober 2022.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Brigadir J, Akhirnya Putri Candrawathi Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

Bripka Dirgantara, menjadi korban ledakan bahan petasan tepatnya berada di dekat Asrama Polisi Arumbara,Jalan Larasati, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo pada Minggu, 25 September 2022 lalu.

Alfian pun meminta doa dari warga Solo, agar kondisi anggotanya bisa segera membaik seperti sedia kala. ''Masih belum sadar, ini masih masa kritis,'' imbuhnya.

Seperti diketahui, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan bahan petasan yang meledak di dekat Asram Brimob itu diamankan bulan April 2021, beberapa saat sebelum Lebaran.

Baca Juga: KDRT Dinilai Pelanggaran Hak Azasi Manusia, KPI Dorong Pelaku Diboikot Tampil di TV dan Radio

''Paket bulan 4 (April) tahun 2021, yang ditempatkan dalam lima kantong. Berisi keterangan 1 pcs bubuk hitam, kurang lebih lima kantong,'' jelas Iqbal dalam keterangan kepada wartawan, Senin, 26 September 2022 lalu.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, memastikan ledakan bahan petasan di kompleks asrama polisi dekat Asrama Brimob Grogol Indah Sukoharjo, tidak terkait aksi terorisme.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X