Tujuh Saksi Diperiksa Terkait Ledakan di Sukoharjo, Kapolda Jateng Sebut Barang Bukti Dibakar Meledak

- Senin, 26 September 2022 | 21:27 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers di Mapolda, Senin, 26 September 2022, terkait paket berisi bahan petasan meledak dekat Asrama Brimob Grogol Indah, Sukoharjo. /Humas Polda Jateng/
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers di Mapolda, Senin, 26 September 2022, terkait paket berisi bahan petasan meledak dekat Asrama Brimob Grogol Indah, Sukoharjo. /Humas Polda Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Tujuh orang saksi mulai dari pengirim paket hingga anggota Polresta Solo dimintai keterangan, terkait ledakan bahan petasan dekat Asrama Brimob, Grogol Indah, Sukoharjo.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, dari tujuh saksi yang sudah diperiksa, dipastikan tidak ada unsur terorisme dalam kejadian ledakan pada Minggu petang, 25 September 2022 tersebut.

''Hasil pemeriksaan tujuh orang saksi dan petunjuk olah TKP dan barang bukti yang diamankan, bisa disimpulkan ledakan itu bukan bom, tetapi murni dari bahan petasan yang mau dibakar oleh anggota kita,'' jelas Luthfi di Mapolda Jateng, Senin, 26 September 2022.

Baca Juga: Ledakan Bahan Petasan Dekat Asrama Polisi Sukoharjo Gegerkan Warga, Kapolda Jateng: Kelalaian Anggota

Ia menyebutkan, beberapa yang dimintai keterangan antara lain pihak CV di Indramayu yang mengirim paket, kemudian penerima paket di Klaten, serta anggota Polres Surakarta terkait keberadaan paket itu.

Jadi, katanya lagi, pihak pengirim adalah CV di Indramayu sudah diperiksa, kemudian penerimanya di wilayah Klaten juga dilakukan pemeriksaan membenarkan, memesan bahan petasan dua kali dalam dua paket.

''Anggota kita Sat Intel Polresta Surakarta diperiksa saksi korban, benar telah melakukan kegiatan operasi kepolisian pengamanan barang bukti yang kemungkinan saat itu dibawa pulang, kemudian coba dibakar namun meledak,'' paparnya.

Baca Juga: Seorang Polisi Terluka Akibat Ledakan Dekat Asrama Brimob Sukoharjo, Kapolda Jateng: Tak Ada Unsur Teror

Menurut Lutfi, paket kardus yang meledak tersebut merupakan barang bukti dari operasi yang dilakukan sebelum Idul Fitri tahun 2021.

Dikatakan, saat ini korban dari ledakan paket itu Bripka Dirgantara Pradipta (35), masih menjalani perawatan, sehingga belum bisa dimintai keterangan, dan belum diketahui apakah ada unsur kelalaian.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X