Minibus Terseret Usai Seruduk Truk di Jalan Tol Bawen, Polisi Selidiki Penyebab Laka Tewaskan Lima Orang

- Sabtu, 24 September 2022 | 20:45 WIB
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan maut yang menewaskan lima orang di Tol Bawen arah ke Ungaran KM 483,5 pada Sabtu pagi, 24 September 2022. /Humas Polda Jateng/
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan maut yang menewaskan lima orang di Tol Bawen arah ke Ungaran KM 483,5 pada Sabtu pagi, 24 September 2022. /Humas Polda Jateng/

UNGARAN, suaramerdeka-wawasan.com - Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tragis yang menewaskan lima orang di jalan Tol Bawen-Ungaran KM 483,5 pada Sabtu, 24 September 2022.

Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Suryonugroho mengatakan, kecelakaan itu terjadi antara minibus elf bernomor polisi N 7023 YJ, menyeruduk truk fuso BK 8407 SE di jalur lambat lajur B arah Bawen ke Ungaran sekira pukul 04.05 WIB.

''Peristiwa kecelakaan, minibus elf sempat nyangkut di belakang truk hingga terseret. Nanti diolah TKP traffic accident analysis (TAA), sehingga kita bisa gambarkan 3 dimensi,'' jelas Agus kepada wartawan, usai kejadian.

Baca Juga: Minibus Seruduk Truk di Tol Bawen ke Ungaran, Lima Orang Tewas dan Tujuh Penumpang Luka

Menurut dia, peristiwa sebelum kecelakaan, sesaat, dan setelah peristiwa itu akan tergambar. ''Nanti kita sampaikan, apakah benar-benar terseret dan lain sebagainya,'' imbuhnya.

Ia menjelaskan, kecelakaan fatal semacam itu, lantaran kondisi kendaraan sedang melaju dengan cepat, selain itu besar kemungkinan sopir juga dalam kondisi kelelahan.

''Kalau diduga penyebabnya apa masih proses. Tapi analisa dalam evaluasi, dan rata-rata kecepatan tinggi serta kemungkinan juga karena kelelahan,'' ungkapnya.

Baca Juga: Hujan Es di Ngaliyan Kota Semarang Gegerkan Warga, Begini Penyebab Fenomena Alam Itu

Ia juga menyebut, kecelakaan fatal, biasanya terjadi di malam hari dengan kondisi gelap dan jalan tol tanpa penerangan yang cukup.

''Keterangan jasa marga atau jalan tol, pada titik tertentu sebelum exit tidak ada penerangan. Itu salah satu faktor selain kecepatan, dan faktor manusia lelah,'' tegasnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X