Demi Solar Bersubsidi untuk Melaut, Para Nelayan di Kendal Rela Antre dan Tidur di SPBUN

- Rabu, 21 September 2022 | 18:25 WIB
Antrean jerigen milik para nelayan untuk mendapatkan Solar bersubsidi di SPBUN TPI Tawang, Desa Gempolsewu, Rowosari, Kendal. /Dok Istimewa/
Antrean jerigen milik para nelayan untuk mendapatkan Solar bersubsidi di SPBUN TPI Tawang, Desa Gempolsewu, Rowosari, Kendal. /Dok Istimewa/

Tidak hanya mengantre dengan jerigennya saja, mereka juga rela tidur di emperan warung sekitar SPBUN untuk menunggu jatah BBM bersubdisi, yang hanya dua kali dalam sepekan.

Baca Juga: Rumah Longsor Akibat Hujan Deras di Banyumas, Seorang Wanita Lansia Tertimbun Tanah Belum Ketemu

''Kadang datangnya tidak pasti kapan, jadi terpaksa nunggu lama di sini, bahkan sampai tiduran agar bisa kebagian jatah,'' ungkap Wati kepada wartawan, Rabu, 21 September 2022 dikutip dari ayosemarang.com.

Pengantre lainnya, Waliyah mengatakan, untuk jatah tiap nelayan berbeda-beda, tergantung rekomendasi sesuai ukuran besar kecilnya kapal dan jumlah mesinnya.

''Jatahnya beda-beda ada yang 40 liter, 60 hingga 70 liter. namun demikian nelayan tidak bisa mencari ikan dengan maksimal karena mengikuti adanya pasokan bahan bakar yang ada,'' kata Waliyah.

Baca Juga: IPW Ungkap Jet Pribadi yang Dipakai Hendra Kurniawan ke Jambi, Ternyata Milik Bos Konsorsium Judi Online

Petugas SPBUN Tawang, Zaky Nur Komar mengatakan, dalam penyaluran Solar bersubsidi, para neayan harus memilik rekomendasi dari pihak terkait.

''Nelayan juga wajib menggunakan kupon untuk menebus solar yang dijatah 2 hari sekali dalam seminggu,'' jelasnya.

Zaky mengatakan, sejak bulan Agustus sampai September ini pasokan Solar bersubsidi dari Pertamina sendiri terus berkurang, dari sebelum kenaikan harga.

Baca Juga: Hendi Dukung Upaya Tangkap Pembunuh Pegawai Bapenda, Kapolrestabes Janjikan Pekan Ini Ditangkap

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X