Kericuhan Diduga Dilakukan Suporter Persijap dan Persiku, Bupati Kudus Minta Pembuat Onar Tanggung Jawab

- Senin, 19 September 2022 | 21:49 WIB
Kondisi rumah warga di Kudus yang kacanya pecah berantakan, akibat lemparan batu suporter asal Jepara, Minggu, 18 September 2022. /Dok Istimewa/
Kondisi rumah warga di Kudus yang kacanya pecah berantakan, akibat lemparan batu suporter asal Jepara, Minggu, 18 September 2022. /Dok Istimewa/

KUDUS, suaramerdeka-wawasan.com - Polisi masih mendalami kericuhan yang terjadi antara suporter Persijap Jepara dengan warga yang diduga juga suporter Persiku Kudus pada Minggu malam, 18 September 2022.

Akibat kericuhan itu, menyebabkan sejumlah rumah, mobil, hingga sekolah di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, rusak terkena lemparan batu saat terjadi kericuhan.

Kasi Humas Polres Kudus, Iptu Antonius Purdiyanto, mengatakan, hingga kini pihaknya belum mengamankan orang yang diduga suporter pembuat onar di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati.

Baca Juga: Pembunuhan Pegawai Bapenda Kota Semarang, Diduga Korban Dihubungi Menuju TKP

''Masih nihil (belum ada yang diamankan),'' kata Anton, dalam keterangannya kepada wartawab pada Senin, 19 September 2022.

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo meminta, kepada pihak yang berbuat onar untuk bertanggung jawab.

''Itu perlu diidentifikasi, Pak Camat tadi malam sudah saya telepon itu segera ditindaklanjuti, koordinasikan pihak-pihak terkait termasuk juga dari Polres.

Baca Juga: Selama Januari hingga Agustus 2022, Ditlantas Polda Jateng Sita 147.380 Knalpot Bronk

Orangnya harus kena dan ditangkap itu, soalnya sudah merusak aset masyarakat, yang membuat rusuh harus bertanggung jawab,'' kataHartopo kepada wartawan di Kudus, Senin, 19 September 2022.

Ia mengatakan, akibat dari ulah rombongan yang diduga suporter itu ada sejumlah rumah, gedung sekolah, dan mobil yang rusak terkena lemparan batu.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X