Optimalkan Penanganan Pasien di Jawa Tengah, PUPR akan Bangun RS Darurat Covid-19 di Semarang dan Solo Raya

- Selasa, 27 Juli 2021 | 11:40 WIB
Rumah sakit darurat untuk penanganan Covid-19 alias RSD Covid-19 akan ditambah oleh Kementerian PUPR. /Dok. Humas PUPR
Rumah sakit darurat untuk penanganan Covid-19 alias RSD Covid-19 akan ditambah oleh Kementerian PUPR. /Dok. Humas PUPR

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Penanganan pasien Covid-19 di Jawa Tengah perlu dilakukan secara optimal.

Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 di Jawa Tengah yang masih juga tinggi penyebaran virus Covid-19 dan mengakibatkan kasus kematian juga tinggi.

Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah perlu adanya tambahan bangunan untuk fasilitas rumah sakit darurat Covid-19.

Baca Juga: Mendagri Sebut Keberhasilan PPKM Level 4 Tergantung dari Penegak Aturan Juga Masyarakat Sendiri

Tambahan fasilitas rumah sakit darurat Covid-19 di Jawa Tengah guna memenuhi kebutuhan penanganan Covid-19 akibat lonjakan yang tinggi.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya, Selasa 27 Juli 2021, bahwa di Semarang dan Solo Raya akan dibangun rumah sakit darurat Covid-19.

"Kementerian PUPR menyiapkan fasilitas isolasi dan perawatan Covid-19 di Semarang dan Solo Raya," kata Basuki Hadi Mulyono.

Baca Juga: PPKM Level 3, Mal di 9 Daerah di Jateng Boleh Buka Hingga Pukul 17.00 WIB, Pengunjung 25 Persen

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ditugaskan untuk menyiapkan tambahan sekurangnya 16 bangunan yang akan dikonversi menjadi fasilitas Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Menurut Basuki ada 7 kawasan perkotaan, yakni Jakarta, Bandung, D.I. Yogyakarta, Semarang, Solo Raya, Surabaya, dan Bali.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X