Dikawal Aparat Gabungan, 51 Warga Klaten Positif Covid-19 Dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:21 WIB
51 Warga Klaten yang positif Covid-19 naik bus untuk menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan. / Humas Prov Jateng /
51 Warga Klaten yang positif Covid-19 naik bus untuk menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan. / Humas Prov Jateng /

Untuk warga yang akan dibawa ke lokasi isolasi terpusat di Donohuda,n direncanakan berjumlah 250 orang. Untuk yang 51 orang dilakukan Jumat 23 Juli 2021, dan dua hari berikutnya masing-masing 100 orang.

Baca Juga: Nathalie Holscher Maunya Pamer Kemesraan, Hasilnya Justru Dicibir Netizen

"Sesuai arahan Pak Kapolda kemarin, karena jumlah akumulatif masih di atas 4.000 tentunya kami juga harus membagi. Disini kita penuhi, di Donohudan masih ada isi jadi kita mobilisasi ke Donohudan 51 untuk hari ini,'' kata Sri Mulyani.

Bupati Klaten menjelaskan, pihaknya bersama instansi terkait akan mengusahakan semua warga yang terkonfirmasi positif tanpa gejala atau bergejala ringan, ditampung di lokasi isolasi terpusat.

''Apabila semua isolasi terpusat di Kab. Klaten sudah penuh maka selebihnya akan dievakuasi ke isolasi terpusat tingkat provinsi yaitu di Donohudan,'' katanya.

"Yang terkonfirmasi positif, saya mengajak ke Camat, Puskesmas dibantu Danramil dan Kapolsek untuk ditarik ke isolasi terpusat," tambahnya lagi.

Bupati juga mengimbau, warga yang akan dibawa ke lokasi isolasi terpusat tidak perlu khawatir dan takut, karena seluruh kebutuhan selama menjalani isolasi akan ditanggung pemerintah.

"Di lokasi isolasi terpusat semuanya tersedia . Baik tenaga kesehatannya, makanannya, logistik yang lainnya, obatnya itu selama 24 jam terjamin terjaga oleh petugas, termasuk petugas keamanan." tuturnya.

Sementara itu Kapolres Klaten, Edy Suranta Sitepu, menyatakan pihaknya telah menyiapkan 500 lebih personel yang terdiri dari 2 SSK BKO Brimob dan Sabhara Polda Jateng dan anggota Polres Klaten. untuk mendukung kegiatan kontijensi covid-19 di Kab. Klaten.

"Ada BKO dari Polda. 1 SSK dari Brimob, 1 SSK dari Sabhara Polda Jateng. Nanti akan kita pergunakan untuk penjagaan, evakuasi juga untuk unit penerangan keliling dan penyemprotan terhadap daerah yang cukup tinggi covidnya. Termasuk penguatan di desa-desa manakala di RT ada desa butuh penguatan PPKM mikro nanti akan kita tempatkan personel di sana,'' tuturnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Humas Pemprov Jateng

Tags

Terkini

X