Bupati Klaten Dukung Polres Razia Penambangan Ilegal Lereng Gunung Merapi, Berharap Tidak Tebang Pilih

- Senin, 12 September 2022 | 20:30 WIB
Tiga alat berat berupa ekskavator yang beroperasi di penambangan ilegal disita Polres Klaten. /Dok Istimewa/
Tiga alat berat berupa ekskavator yang beroperasi di penambangan ilegal disita Polres Klaten. /Dok Istimewa/

KLATEN, suaramerdeka-wawasan.com - Bupati Klaten, Sri Mulyani, mendukung langkah tegas pihak Kepolisian yang merazia penambangan ilegal di lereng Gunung Merapi.

Ia pun berharap, pihak Kepolisian tidak tebang pilih dalam melaksanakan penambangan ilegal itu.

''Cocok, saya dukung itu. Tapi harus asasnya keadilan, merata, tidak dispot-spot,'' kata Mulyani dalam keterangannya kepada wartawan di Masjid Raya Klaten, Senin, 12 Septemner 2022.

Baca Juga: Mayat di Pantai Marina Semarang Korban Pembunuhan, Polisi Kirim Lima Sampel DNA ke Puslabfor Mabes Polri

Menurut dia, penambangan ilegal tentu tidak hanya di satu lokasi, sehingga untuk menanganinya harus dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.

''Harapan saya, ini (razia) dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Kegiatan yang dikatakan ilegal di Klaten, semua harus ditertibkan,'' tandasnya.

Pemkab Klaten, kata Mulyani, tidak tinggal diam dan sudah menggerakkan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab untuk terjun, dan ikut menyisir.

Baca Juga: Tak Hafal Pancasila, Ketua DPRD Lumajang Mundur! Netizen: Dari Cemoohan Berubah Jadi Respect

''Saya sudah menggerakkan OPD beberapa waktu lalu, mulai dari DPMPTSP, Satpol PP dan Lingkungan Hidup untuk menyisir kegiatan-kegiatan di wilayah yang mengeluarkan material, pasir atau batu,'' paparnya.

Ia pun meminta, agar semua usaha tambang di Klaten yang belum berizin untuk melengkapi perizinannya, dan selama izinnya belum lengkap, agar menghentikan kegiatannya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X