Bus Sinar Mandiri Seruduk Truk Boks di Jalur Pantura Kudus, Arus Lalin Sempat Macet

- Jumat, 9 September 2022 | 21:21 WIB
Kondisi bus Sinar Jaya yang rusak bagian depannya usai menyeruduk truk boks di Jalur Pantura Kudus, Jumat sore, 9 September 2022. /Dok Istimewa/
Kondisi bus Sinar Jaya yang rusak bagian depannya usai menyeruduk truk boks di Jalur Pantura Kudus, Jumat sore, 9 September 2022. /Dok Istimewa/

KUDUS, suaramerdeka-wawasan.com - Sebuah bus AKAP (Antar-Kota Antar-Provinsi) Sinar Mandiri jurusan Surabaya - Semarang menyerubuk truk boks di Jalur Pantura Kudus - Pati pada Jumat sore, 9 September 2022.

Beruntung dalam kecelakaan itu tak ada korban jiwa, namun arus lalu lintas sempat terjadi kemacetan saat dilakukan evakuasi puluhan penumpang dan menepikan bus yang mengalami kecelakaan itu.

Arus lalu lintas dari arah barat ke timur atau Kudus ke Pati sempat tersendat, bahkan kendaraan berat maupun sepeda motor harus antre panjang hingga mencapai satu kilometer. Begitu pula arus lalin dari sebaliknya.

Baca Juga: Keluarga Pegawai Bapenda yang Hilang Sudah Diambil Sampel Darah Tes DNA, Pemkot Semarang Tunggu Kepolisian

Sementara itu truk boks bernomor polisi K 9081 VK, yang ditabrak bus sudah dievakuasi karena bisa mesin bisa dihidupkan, sedangkan bus Sinar Mandiri dengan nopol N 7426 UB yang mengalami kecelakaan masih berada di pinggir jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kudus, Ipda Wahyu Agung menjelaskan, bus Sinar Mandiri yang terlibat kecelakaan dengan truk books itu melaju searah dari timur ke barat. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

''Sampai di lokasi kejadian tepatnya di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, truk boks di depannya berjalan pelan karena ada truk mogok di depannya,'' jelas Wahyu dalam keterangan pers, usai kejadian.

Baca Juga: Korban Pencabulan Guru SMP di Batang Jadi 40 Siswi, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Menurut Wahyu, diduga bus Sinar Mandiri melakukan pengereman tidak maksimal sehingga terjadi kecelakaan, menabrak pantat truk boks yang ada di depannya.

''Untuk menghindari melaju ke kanan dan melakukan pengereman, bus jaraknya terlalu dekat, akhirnya pengereman tidak maksimal dan menabrak truk yang ada di depannya,'' jelasnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X