Rumah Makan di Solo Pasang Spanduk Sepi Pembeli Justru 'Diserbu' Polisi, Siapa Mau Meniru?

- Jumat, 23 Juli 2021 | 19:35 WIB
Polsek Laweyan menyerbu sebuah rumah makan di Kota Solo saat PPKM Darurat. /
Polsek Laweyan menyerbu sebuah rumah makan di Kota Solo saat PPKM Darurat. /

SOLO, suaramerdeka-wawasan.com - Sebuah rumah makan di Kota Solomengadukan nasibnya kepada aparat, karena tak ada satu pelanggan pun yang membeli selama beberapa hari.

Bahkan, rumah makan Loji Lawas itu juga memasang spanduk, yang mengumumkan bahwa restoran tersebut sepi pembeli selama PPKM.

"Bapak ibu aparat, kita sudah beberapa hari nggak ada yang beli lho! Tolong dong kasih contoh take away di sini," ujar tulisan pada spanduk, yang dipasang di depan rumah makan itu.

Baca Juga: Vaksinasi saat Peringatan Hari Anak, Ganjar: Bentengi dari Covid-19, agar Segera Bisa Belajar Tatap Muka

Tulisan itu pun viral di media sosial, dan dibagikan oleh sejumlah pengguna Instagram.

Melihat kondisi itu, jajaran Polsek Laweyan langsung menyerbu rumah makan Loji Lawas.

Mereka memborong makanan di Loji Lawas, dan mencontohkan take away, seperti dalam tulisan yang dipasang pihak restoran.

Baca Juga: Akun Facebook Miliknya Dicatut, Gus Yasin Minta: Masyarakat agar Berhati-hati!

"Kami dari Polsek Laweyan menindaklanjuti laporan yang beredar di medsos, yaitu ada salah satu rumah makan, yang terdampak PPKM Darurat yaitu sepi pembeli," ujar Kapolsek Laweyan AKP Bobby A Rachman, SIK, MH.

"Oleh karena itu, kami Polsek Laweyan memberikan contoh kepada masyarakat untuk boleh membeli makanan di resto, namun untuk makan di rumah," katanya menambahkan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X