Harga Pasir Melambung! Penambangan Ilegal di Klaten Ditutup, Tiga Tersangka Ditahan dan Alat Berat Disita

- Rabu, 7 September 2022 | 08:30 WIB
Tiga alat berat berupa ekskavator yang beroperasi di penambangan pasir ilegal disita Polres Klaten. /Dok Istimewa/
Tiga alat berat berupa ekskavator yang beroperasi di penambangan pasir ilegal disita Polres Klaten. /Dok Istimewa/

KLATEN, suaramerdeka-wawasan.com - Satreskrim Polres Klaten menyita tiga Ekskavator yang beroperasi di penambangan pasir ilegal di lereng Gunung Merapi, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah.

Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, membenarkan penyitaan tiga alat berat itu yang beroperasi di penambangan ilegal, tepatnya di Desa Tlogowatu dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang.

Tiga alat berat yang disita itu, terlihat berada di lapangan parkir selatan Mapolres Klaten, Jalan Diponegoro, dijajar dengan satu alat berat yang disita Polda Jateng sebelumnya.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa dan Buruh Geruduk Kantor Gubernur Jateng, Berorasi di Dekat Api Ban Terbakar

Selain tiga alat berat bercat biru muda yang disita tersebut, di lokasi juga ada tiga truk angkutan tambang yang disita, yaitu truk bak bercat biru, hitam, dan pink.

Menurut Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, dari dua lokasi itu diungkap tiga perkara dengan tiga tersangka yang ditahan, dan saat ini sudah dalam penyidikan.

''Tiga alat berat itu dari tiga tersangka yang saat ini kita tahan. Untuk tiga ilegal mining kita sudah sidik, perkara yang satu sudah P21 (dinyatakan lengkap berkas perkaranya)," jelas Guruh dalam keterangan kepada wartawan, Selasa, 6 September 2022.

Baca Juga: Nelayan Kota Tegal Menjerit Harga Solar Naik, Melaut Sama Saja Kerja Bakti Malah Merugi

Ia menambahkan, untuk dua berkas perkara lain, saat ini sedang proses melengkapi berkas, dan secepatnya akan dikirimkan ke jaksa penuntut umum.

''Rencana secepatnya berkas kita kirim ke JPU. Alat berat yang kita amankan tiga, untuk truk yang kita amankan ada tiga,'' papar Guruh.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X