Tak Kuat Hadapi Perceraian, Nursih Warga Gringsing Jawa Tengah Tewas Lilitkan Tambang ke Lehernya

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:13 WIB
Ilustrasi gantung diri. /Pixabay/Tammy Cuff/
Ilustrasi gantung diri. /Pixabay/Tammy Cuff/

BATANG, suaramerdeka-wawasan.com - Kebahagian dalam rumah tangga bisa diukur dari seberapa keharmonisan antara suami istri.

Bagi seseorang yang mampu menjalin rumah tangga maka akan memunculkan kebahian dalam berumah tangga.

Namun bagi orang yang tidak mampu menjalin rumah tangga akan berdampak pada perceraian.

Baca Juga: Resepsi Pernikahan di Desa Mangin Grobogan Dibubarkan Petugas Gabungan Polisi- Satgas Covid-19

Bagi seorang wanita akan mengalami depresi atau tekanan mental bisa mengalami perceraian dalam rumah tangga.

Hal ini seperti peristiwa di Desa Ketanggan, Gringsing Kabupaten Batang, seorang janda muda nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Janda muda diketahui bernama Nursih umur 35 tahun ini nekat melakukan bunuh diri akibat perceraiannya dengan suaminya sejak tiga bulan yang lalu.

Wakapolsek Gringsing, Iptu Wagimin membenarkan adanya peristiwa gantung diri dengan korban seorang janda di Desa Ketanggan, Grinsing, Batang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Tak Ambil Pusing Soal Level PPKM, Ganjar Pranowo: Semua Disamakan Tinggi, agar Berhati-hati

Dari pemeriksaan, kata Wagimin, di lokasi kejadian ditemukan seuntai tambang plastik, yang digunakan untuk gantung diri pada korban.

Menurut Wagimin, di dalam tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Polsek Gringsing

Tags

Terkini

X