Ternyata Invermectin Bukan Obat Covid-19, BPOM : Masih Dalam Uji Klinis Tiga Bulan

- Kamis, 22 Juli 2021 | 09:20 WIB
Ilustrasi obat Ivermectin. /Gavi, The Vaccine Alliance
Ilustrasi obat Ivermectin. /Gavi, The Vaccine Alliance

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Penyebaran Covid-19 di Indonesia masih terus terjadi, meski sudah menelan banyak korban.

Banyak 0bat yang diklaim bisa untuk terapi pasien Covid-19, namun kenyataannya hingga saat ini belum ada obat yang bisa untuk mengobati Covid-19.

Belakngan ini disebut obat cacing Ivermectin bisa untuk obat pasien Covid-19, namun secara tegas dibantah oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga: Tak Ambil Pusing Soal Level PPKM, Ganjar Pranowo: Semua Disamakan Tinggi, agar Berhati-hati

BPOM menyebut bahwa obat jenis Ivermectin bukan untuk obat pasien Covid-19, izin edar dari obat tersebut sebagai obat penderita cacingan.

Untuk itu, BPOM meminta industri farmasi maupun pihak lainnya tidak mempromosikan Ivermectin sebagai obat penunjang terapi Covid-19.

Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan, pihaknya sejauh ini belum mengeluarkan izin edar maupun izin penggunaan darurat untuk Ivermectin sebagai obat penunjang terapi Covid-19.

Baca Juga: Main Borong Pedagang Angkringan, Polisi Polres Grobogan Bagikan Makanan untuk Masyarakat

Kendati demikian, tahapan uji klinis terhadap Ivermectin untuk penanganan Covid-19 sendiri masih berlangsung dalam menyembuhkan infeksi virus Covid-19.

Lebih lanjut, menurut Penny, BPOM sejauh ini baru menerbitkan petunjuk pemanfaatan Ivermectin melalui Skema Perluasan Penggunaan Khusus (Expanded Access Program/EAP).

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X