Kemenag : Ayo Hindari Kerumunan, saat Penyembelihan Hewan Kurban

- Kamis, 15 Juli 2021 | 05:56 WIB
Ilustrasi hewan kurban. /PIXABAY/Alexas_Fotos
Ilustrasi hewan kurban. /PIXABAY/Alexas_Fotos

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - lima hari lagi, perayaan Hari Raya Idul Adha 1422 H telah tiba, umat islam diminta tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, masyarakat agar tidak melakukan kerumunan.

Hal ini dilakukan mengingat, adanya pendemi Covid-19 yang hingga saat ini masih terus mengganas.

"Marilah kita rayakan Hari Raya Idul Adha ini dengan disiplin dan protokol kesehatan ketat. Hendaknya ibadah kita semua akan membawa kemaslahatan bagi seluruh umat dan kita dapat segera melalui pandemi Covid-19 ini," kata Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, M. Fuad Nasar.

Baca Juga: Masyarakat Harus Patuh Prokes, Ganjar: PPKM Darurat Diperpanjang Atau Tidak, Kita Siap

Dijelaskan Fuad, protokol kesehatan yang dimaksud mencakup tata laksana ibadah dan ritual yang diperkirakan akan memicu kerumunan massa.

Hal ini, kata Fuad, yang dikhawatirkan akan berdampak pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, khususnya di Pulau Jawa dan Bali.

Menurut Fuad, pemerintah berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjamin agar tidak terjadi kerumunan pada saat prosesi penyembelihan hewan kurban.

Baca Juga: Hasil Tes Anak-anak dan Istrinya Negatif Covid-19, Gibran Langsung Memisahkan Diri

Khusus takbiran dan shalat Ied, Kemenag RI sudah mengeluarkan edaran yang melarang pelaksanaan takbiran baik di mesjid, mushalla maupun takbiran keliling.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X