Disdikbud Kabupaten Batang Prihatin Kasus Pencabulan, Tersangka Ngaku Cabuli 30 Siswi

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:07 WIB
Anggota Reskrim Polres Batang saat memeriksa Agus Mulyadi (33), tersangka pencabulan yang merupakan guru agama di salah satu SMP di Batang. /Dok Istimewa/
Anggota Reskrim Polres Batang saat memeriksa Agus Mulyadi (33), tersangka pencabulan yang merupakan guru agama di salah satu SMP di Batang. /Dok Istimewa/

BATANG, suaramerdeka-wawasan.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan langkah pembinaan kepada seluruh tenaga pendidik, usai terjadi kasus pencabulan siswi.

Pelaku pencabulan bernama Agus Mulyadi (33), warga Kabupaten Kendal, yang merupakan guru agama SMP Negeri di Gringsing, Kabupaten Batang, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi.

Kepala Disdikbud Batang melalui Kepala Bidang (Kabid) Ketenagaan, Arief Rohman mengatakan, merasa prihatin terjadinya tindak pencabulan yang dilakukan seorang guru agama.

Baca Juga: Diduga Cabuli Siswinya Lebih dari Seorang, Pria Guru Agama SMP Negeri Diamankan Polres Batang

''Kami langsung mengadakan langkahlangkah upaya pembinaan secara masif kepada seluruh kepala sekolah di Kabupaten Batang, dari jenjang TK, SD dan SMP,'' jelas Arief kepada wartawan, Selasa, 30 Agustus 2022.

Ia pun menegaskan, memberikan peringatan kepada seluruh kepala sekolah, agar kegiatan sekolah harus dilaksanakan pada jam dinas atau tidak lebih dari pukul 14.00 WIB.

''Kalau terpaksa harus melaksanakan kegiatan itu, maka kepala sekolah harus berada di sekolah selama kegiatan tersebut. Seandainya tidak ada di sekolah harus membuat laporan proposal maupaun surat

Baca Juga: Tukang Ojek dan Nelayan Gembira Nih! Pekan Ini, Direncanakan Pemerintah Bagikan Bansos

pertanggungjawaban mutlak kepada Disdikbud. Hal itu dilakukan agar kegiatan itu bisa dilaksanakan dan ada yang bertanggungjawab,'' ungkap Arief.

Dia berharap, melalui langkah-langkah pembinaan itu, diharapkan agar kejadian tindakan pencabulan yang dilkukan oknum guru tersebut tidak terulang kembali.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X