BUPATI GROBOGAN MARAH! Melanggar PPKM Darurat, Ratusan Buruh Pabrik Dipulangkan Paksa

- Jumat, 9 Juli 2021 | 19:12 WIB
Tidak patuhi PPKM darurat, buruh pabrik Pungkook Indonesia One di Grobogan dipulangkan paksa oleh Bupati. /Media Purwodadi/ capture @sumarnigrobogan /
Tidak patuhi PPKM darurat, buruh pabrik Pungkook Indonesia One di Grobogan dipulangkan paksa oleh Bupati. /Media Purwodadi/ capture @sumarnigrobogan /

PURWODADI-suaramerdeka-wawasan.com - Tak mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan mMasyarakat (PPKM) Darurat, buruh pabrik PT Pungkook Indonesia One di Wirosari, Kabupaten Grobogan, dipulangkan paksa oleh Bupati Sri Sumarni.

Pemulangan pekerja produsen tas kualitas ekpor lebih awal dari jam kerja yang seharusnya itu, dilakukan usai Bupati Sri Sumarni dan Forkompinda menemukan pelanggaran PPKM oleh manajemen pabrik yang ada di Jalan Raya Purwodadi-Blora Km 18.

Buruh pabrik dipulangkan, setelah Bupati dan Forkompinda memberikan teguran kepada manajemen, yang dinilai tidak mengindahkan Surat Edaran (SE) Bupati Grobogan Nomor 360/2074/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Baca Juga: Tim Dokter Polda Jateng Bagikan Tata Cara Mandikan Jenazah Terinfeksi Covid-19, Simak Tata Caranya

Bahkan, video teguran keras Bupati Sri Sumarni kepada manajemen PT Pungkook Indonesia One, diunggah dalam akun Instagram @Sumarnigrobogan.

Video kemarahan Bupati Grobogan, bahkan telah ditonton lebih dari 10 ribu orang dan mendapat 146 komentar warganet.

Dalam vidio berdurasi 53 detik diunggah Kamis 8 Juli 2021, Bupati Grobogan Sri Sumarni memberi teguran langsung kepada manajemen, sebelum memulangkan buruh pabrik.

Baca Juga: Hebat Bro, Kabupaten Jepara Malah Duluan Gelar Vaksin Gratis untuk Anak Usia 12 hingga 17 Tahun

“Kesalahan di sini banyak sekali. Saya sudah memaafkan. Masalah air dan sebagainya. Jika masih seperti ini terus, ya sudah tutup,” tegas Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Bahkan, saat perwakilan manajemen PT Pungkook Indonesia One yang menemui rombongan Forkompinda berusaha melakukan pembelaan, Bupati dua periode tersebut tidak memberi kesempatan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: MediaPurwodadi.com

Tags

Terkini

X