Sudah Dapat Tunjangan, ASN Pemkab Klaten Dilarang Pakai Jasa Pinjol!

- Minggu, 27 Juni 2021 | 16:04 WIB
PNS Klaten Dilarang Nyenggol Pinjol karena sudah dapat tunjangan. /PMJ News
PNS Klaten Dilarang Nyenggol Pinjol karena sudah dapat tunjangan. /PMJ News

KLATEN, suaramerdeka-wawasan.com - ASN di lingkungan Pemkab Klaten dilarang berhubungan dengan Pinjol atau pinjaman online.

PNS di Pemkab Klaten dinilai sudah memiliki tunjangan, dan dilarang menggunakan jasa Pinjol.

Pinjol ilegal juga dinilai memiliki modus yang konvensional untuk menjerat calon konsumen, termasuk para PNS.

Baca Juga: Kabar WHO Sebut Covid-19 di Indonesia Kategori High Risk, Kemenkes: Hoaks!

Sejauh ini sudah banyak cerita-cerita yang disampaikan oleh masyarakat maupun di media massa jika mereka terjerat Pinjol.

Tak main-main, jika sampai telat bayar angsuran maka serbuan SMS dan pesan tak sopan pun berdatangan. Tak hanya pada si peminjam, namun juga ke rekan-rekannya.

“Ini saya sampaikan agar menjadi kewaspadaan bersama. Seluruh ASN Klaten, saya himbau tidak melakukan transaksi pembiayaan melalui aplikasi pinjaman online alias Pinjol. Sudah ada beberapa kasus, ASN yang terjerat aplikasi pinjol yang tidak resmi. Karena sistemnya tidak jelas dan bunganya mencekik,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Amin Mustofa sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemkab Klaten, Minggu 27 Juni 2021.

Baca Juga: Marquez Kecelakaan hingga Terpental dalam Sesi Latihan di Sirkuit Assen Belanda, Mampukah Naik Podium?

Menurutnya, modus yang digunakan manajemen Pinjol ya itu-itu saja. Yakni modus konvensional dengan iming-iming kemudahan proses.

Padahal, saat pencairan kadang tak sesuai dengan perjanjian di awal antara Pinjol dengan calon nasabahnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Portal Jepara.com

Tags

Terkini

X