MUI Jateng Dorong Pemerintah Agar Lebih Tegas Dalam Menerapkan Kebijakan Prokes di Fasilitas Umum

- Rabu, 23 Juni 2021 | 08:31 WIB
Ilustrasi Covid-19. /Pixabay/MiroslavaChrienova
Ilustrasi Covid-19. /Pixabay/MiroslavaChrienova

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Penyebaran covid-19 di Jawa Tengah terus meningkat. Guna menekan lonjakan virus covid-19 perlu lebih diperketat dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) difasilityas umum.

Hal ini ditegaskan Majelis Ulama Indonesia MUI Jawa Tengah (MUI Jateng) agar pemerintah lebih tegas dan ketat dalam menerapkan kebijakan protokol kesehatan (prokes) di lokasi fasilitas umum (fasum).

Ketua umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji mengatakan perkembangan kasus covid 19 belakangan ini menunjukkan tren kenaikan sangat signifikan.

Baca Juga: BAHAYA! Kasus Covid-19 diJepara Melejit, Kalahkan Tetangganya Kudus

Hal ini seiring dengan dengan munculnya covid-19 varian baru yang lebih cepat menular dan lebih membahayakan.

"Karena itulah MUI Jateng menyampaikan taushiyah, salah satu butirnya mendorong pemerintah agar memperketat pengawasan penerapan prokes di lingkungan fasum seperti mall, pasar,tempat wisata, kantor,'' kata Kiai Daarodji, Rabu 23 Juni 2021.

Menurutnya, ada lima butir taushiyah yang diputuskan dalam rapat Komisi Fatwa MUI Jateng yang berlangsung di aula sekretariat MUI Jateng, komplek Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah.

Taushiyah itu, lanjutnya, disampaikan kepada semua pihak, terutama umat Islam dengan harapan agar dapat dijadikan pedoman kewaspadaan dalam menghadapi lonjakan penyebaran covid 19 varian baru.

Dia menambahkan, empat butir taushiyah lainnya adalah umat Islam agar selalu meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah.

Bisa dengan sedekah,beristighfar, bertaubat dan berdoa agar Allah SWT memberikan perlindungan dan menghilangkan pandemi covid 19.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: MUI Jateng

Terkini

X