TNI-Polri Mendukung Langkah Percepatan Pencegahan Covid-19 di Blora

- Senin, 21 Juni 2021 | 17:42 WIB
Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama bersama Komandan Kodim Letkol Inf Ali Mahmudi meninjau lokasi isolasi terpusat pasien OTG Covid-19 di salah satu hotel di Kecamatan Cepu, Blora, Senin 21 Juni 2021.(suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama bersama Komandan Kodim Letkol Inf Ali Mahmudi meninjau lokasi isolasi terpusat pasien OTG Covid-19 di salah satu hotel di Kecamatan Cepu, Blora, Senin 21 Juni 2021.(suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka-wawasan.com - Pencegahan menekan angka lonjakan virus covid-19 di Blora terus dilakukan oleh Pemkab Blora.

Tempat isolasi yang digunakan oleh Pemkab Blora salah satunya di Hotel. Upaya Pemkab Blora melakukan isolasi bago orang tanpa gejala (OTG) mendapat ajungan jempol Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Apresiasi tersebut disampaikan gubernur dalam rapat koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 tingkat Jawa Tengah yang dilaksanakan secara daring, Senin 21 Juni 2021.

Baca Juga: Dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 Mulai Bermunculan

Sejumlah pejabat Pemkab Blora mengikuti rakor daring itu di ruang pertemuan kantor pemkab. Dalam rakor ini, gubernur menyampaikan agar setiap kabupaten dan kota di Jateng bisa meningkatkan penambahan tempat tidur (TT) pada ruang isolasi pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit rujukan.

Selain itu juga penyiapan tempat isolasi terpusat untuk para OTG. ‘’Sudah ada beberapa kabupaten yang telah menyiapkannya seperti Pati, Kudus, Semarang, Blora. Terimakasih, tolong terus dikawal,’’ kata Ganjar Pranowo.

Penambahan kapasitas TT di rumah sakit, ketersediaan oksigen di rumah sakit serta percepatan vaksinasi menjadi salah satu fokus pembahasan rakor daring.

Wakil Bupati (Wabup) Blora Tri Yuli Setyowati, mewakili Bupati H Arief Rohman menyatakan, ketersediaan TT di dua rumah sakit umum daerah di Blora telah ditingkatkan.

Jumlahnya mencapai 2/3 kapasitas TT di rumah sakit. Sedangkan untuk ketersediaan oksigen, para direktur rumah sakit diminta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar bisa segera dipastikan aman atau tidaknya.

Adapun untuk vaksinasi, Wabup Tri Yuli Setyowati mengatakan, puskesmas di 16 kecamatan terus bergerak untuk melaksanakan penyuntikan vaksin di desa-desa.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: suaramerdeka.com

Terkini

X