Ditanya Tentang OTT Bupati Pemalang. Ganjar: Ini Peringatan untuk Semua Kepala Daerah

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:07 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. /Humas Pemprov Jateng/
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. /Humas Pemprov Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.comBupati Pemalang Mukti Agung Wibowo terjaring operasi tangkat tangan atau OTT Tim Satgas KPK. Meski masih simpang siur, namun Gubernur Jateng, Ganjar-Pranowo">Ganjar Pranowo, mengingatkan siapapun kepala daerah agar menghentikan semua bentuk tindak pidana korupsi.

Ganjar mengaku belum mengetahui informasi lengkap terkait OTT terhadap Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo di komplek Gedung DPR RI.

"Ini peringatan untuk semuanya, sudahlah hentikan semuanya kejahatan model seperti itu. saya tidak tahu mungkin diantara mereka juga berkomunikasi urusan bisnis, yang lari pada kebijakan.’’

Baca Juga: Bupati Pemalang Dikabarkan Terjaring OTT KPK

‘’Sudah terlalu banyak sih beberapa kasus kan muncul umpama mungkin mengajukan usulan, didampingi, mendapatkan fee, yang seperti itu biasanya potensi korupsi," katanya kepada Antara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo terjaring OTT KPK di Gedung DPR, Jakarta, pada Kamis, 11 Agustus 2022 sore.

KPK juga mengamankan puluhan orang lain, namum belum mengumumkan secara resmi status hukum para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.

Ganjar lebih lanjut mengatakan, bahwa ia selalu mengingatkan kepada para kepala daerah di provinsi ini, agar tidak korupsi.

Menurut Ganjar, komunikasi dalam upaya memperingatkan para kepala daerah di Provinsi Jateng agar tidak terlibat korupsi sudah dilakukannya secara intens, apalagi Pemprov Jateng sudah lama bekerja sama dengan KPK dalam pencegahan korupsi.

Ganjar mengungkapkan KPK dalam setiap kegiatannya di Jateng tidak hanya melakukan sosialisasi dan edukasi dalam pemberantasan korupsi, namun di dalamnya terselip peringatan-peringatan atau kode yang harus diperhatikan kepala daerah. Penekanannya, lanjut Ganjar, adalah kontrol diri pada individu tiap kepala daerah.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X