Garasi Bus Dekat Permukiman dan Penjual Gas di Kota Pekalongan Terbakar, Bikin Warga Panik Pol

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 10:42 WIB
Petugas Damkar Kota Pekalongan menjinakkan api yang membakar garasi bus di Jalan Ahmad Yani, Senin, 8 Agustus 2022. /Dok Istimewa/
Petugas Damkar Kota Pekalongan menjinakkan api yang membakar garasi bus di Jalan Ahmad Yani, Senin, 8 Agustus 2022. /Dok Istimewa/

PEKALONGAN, suaramerdeka-wawasan.com - Sebuah garasi yang juga digunakan sebagai gudang untuk menyimpan ban bekas dan bodi bus tak terpakai di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekalongan, terbakar pada Senin, 8 Agustus 2022.

Kepulan asap pekat yang muncul saat terjadi kebakaran sekira pukul 15.00 WIB itu, sempat membuat warga sekitarnya panik, lantaran lokasinya berdekatan dengan permukiman.

Warga khawatir kebakaran itu bakal merembet ke permukiman, ketika asap pekat muncul dari tumpukan ban bekas yang terbakar, hingga membuat jarak pandang sangat terbatas.

Baca Juga: Mobil Pikap di Gudang Mebel Tlogosari Wetan Semarang, Dilaporkan Pemiliknya Raib Digondol Maling

Kepanikan warga itu bisa dimaklumi, lantaran permukiman itu hanya berbatasan dengan tembok gudang yang terbakar, apalagi di dekat lokasi kebakaran juga terdapat penjualan gas elpiji 3 Kg.

Warga pun langsung bahu-membahu memindahkan tumpukan puluhan tabung gas elpiji ke tempat yang cukup jauh dari sumber api, sedang sebagian warga membantu menyiram api dengan alat seadanya, agar tidak merembet.

Terhadap peristiwa kebakaran ini, petugas Damkar Kota Pekalongan langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan menurunkan tiga armadanya, dan puluhan personel untuk memadamkan api.

Baca Juga: Duh, Senangnya! Buruh Pabrik Rokok di Kota Semarang, Bakal Terima Bantuan Langsung Tunai DBHCT

Api yang membakar gudang berisi ban bekas itu, berhasil dipadamkan petugas Damkar Kota Pekalongan, hanya dalam waktu setengah jam.

Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Junaedi menjelaskan, api bersumber dari percikan yang keluar saat dilakukan pemotongan besi oleh karyawan setempat, kemudian membakar rumput kering dan mengenai tumpukan ban bus.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X