Saat Musim Kemarau, Berpotensi Turunnya Embun Es di Dataran Tinggi Dieng Banjarnegara

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:14 WIB
Ilustrasi embun es. /Dok Istimewa/
Ilustrasi embun es. /Dok Istimewa/

BANJARNEGARA, suaramerdeka-wawasan.com - Ketika musim kemarau seperti pada bulan Agustus 2022, potensi suhu udara di bawah minus nol derajat Celcius semakin besar di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara.

Fenomena alam adanya embun es, yang sering disebut masyarakat sekitar dengan sebutan bun upas itu, muncul lagi pada Sabtu pagi, 6 Agustus 2022.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Sri Utami menyebutkan, suhu permukaan tanah pagi tadi mencapai minus 1,03 derajat celsius.

Baca Juga: Hasil Pemeriksaan Pasien Suspek Cacar Monyet di Jateng Negatif, Indonesia Nol Kasus

''Tadi pagi embun di kompleks Candi Arjuna membeku lagi. Suhu permukaan tanah turun sampai minus 1,03 derajat celsius,'' terangnya dalam keterangannya kepada wartawan pada Sabtu, 6 Agustus 2022.

Embun yang membeku menempel di dedaunan kompleks Candi Arjuna pun memperlihatkan keindahan, yang ditunggu-tunggu para wisatawan saat berlibur pada akhir pekan.

Ia mengatakan, embun es pagi ini terjadi berturut-turut, namun jika dibanding hari sebelumnya terlihat lebih tebal, karena suhu udara yang lebih dingin.

Baca Juga: Mantan Menpora Roy Suryo Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Dijerat Pasal Berlapis

Tercatat, embun es padan Sabtu, 6 Agustus 2022, merupakan fenomena alam yang ke-8 terjadi di dataran tinggi Dieng tahun ini, dan merupakan ketiga pada bulan Agustus.

Seperti diketahui, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie menjelaskan, puncak musim kemarau diprediksi pada bulan Agustus hingga awal September.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X