Kasus Khilafatul Muslimin Dilimpahkan Kejaksaan, Dijerat Pasal Penyebaran Berita Bohong dan Makar

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:11 WIB
Para tersangka dalam kasus Khiafatul Muslimin saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa, 2 Agustus 2022. /Humas Polda Jateng/
Para tersangka dalam kasus Khiafatul Muslimin saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa, 2 Agustus 2022. /Humas Polda Jateng/

''Banyak kejadian seperti ini (kasus Khilafatul Muslimin), baru Polda Jateng yang berhasil menyidik sampai P21,'' jelasnya.

Baca Juga: Madura United Pimpin Klasemen Liga 1, Hanya Tiga Tim Raih Poin Sempurna dalam Dua Laga Awal

Terkait pasal makar yang disangkakan, Djuhandani menjelaskan, ada dugaan para tersangka hendak mengganti dasar negara, namun masih harus dibuktikan.

''Kalau melihat sementara ini mereka punya keinginan mengubah dasar negara, tapi tentu saja ini belum bisa kita kait-kaitkan karena dari hasil penyidikan tentu saja akan mengait dengan penyidikan di atasnya nanti,'' ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga masih melakukan pengembangan untuk kasus Khilafatul Muslimin di Jateng, terutama para pembantu tersangka utama.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan PPKM Diperpanjang Lagi, Seluruh Daerah di Indonesia Level 1

''Terhadap KM itu tentang pasal penyebar berita bohong sehingga menyebarkan keonaran, kemudian pasal dugaan makar, dan juga turut serta membantu. Ada juga turut serta membantu ini juga dalam proses P19 atau sidik.

Jadi, untuk perkara pokoknya sudah naik sudah P21 yaitu pada tanggal 21 Juli dan Klaten pada 1 Agustus kemarin,'' jelasnya.

Sementara itu salah satu tersangka anggota Khilafatul Muslimin di Jateng, Ibnu Al Mahdi, mengaku pertama kali bergabung dengan organisasi tersebut.

Baca Juga: Kasus Covid 19 di Kota Solo Meningkat Lagi, Sebuah Sekolah Terpaksa Ditutup

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X