Kasus Khilafatul Muslimin Dilimpahkan Kejaksaan, Dijerat Pasal Penyebaran Berita Bohong dan Makar

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:11 WIB
Para tersangka dalam kasus Khiafatul Muslimin saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa, 2 Agustus 2022. /Humas Polda Jateng/
Para tersangka dalam kasus Khiafatul Muslimin saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa, 2 Agustus 2022. /Humas Polda Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Polda Jateng menjerat enam tersangka kasus Khliafatul Muslimin di Brebes dan Klaten, Jawa Tengah, dengan pasal penyebaran berita bohong dan makar.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, berkas para tersangka itu, sudah lengkap atau P21 dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan.

''Untuk Khilafatul Muslimin wilayah Brebes tersangkanya ada 4, (dijerat) Pasal 14 ayat 1 atau 15 UU No 1 atau Pasal 107 jo 5 KUHP, jadi menyebarkan isu yang menyebabkan perpecahan atau keresahan itu untuk Brebes.

Baca Juga: Pejalan Kaki Meninggal Ditabrak Pengendara Motor di Tembalang Semarang, Identitas Belum Diketahui

Sedangkan untuk Klaten 2 tersangka, keduanya P21 (penyidikan lengkap),'' kata Luthfi dalam keterangan pers di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa, 2 Agustus 2022.

Dalam konferensi per itu, Polisi juga menghadirkan keenam tersangka yang kompak memakai peci dengan baju tahanan berwarna oranye.

Menurut Luthfi, kedua kasus itu bermula dari konvoi motor yang dilakukan di Brebes dan Klaten pada 29 Mei lalu.

Baca Juga: Pelajar SMA di Boyolali Meninggal Tertabrak Truk Trailer, Diduga Motornya Ngerem Mendadak

Ia mengatakan, total ada 13 tersangka yang diamankan pihak Kepolisian, berasal dari Brebes, Klaten, dan Wonogiri.

Sementara itu Dirkrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro, juga menyebutkan, hingga saat ini baru di Jateng yang berhasil menaikkan kasus ini hingga P21.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X