Pelaku Mutilasi Peragakan 21 Adegan Reka Ulang, Palsukan Surat Nikah agar Bisa Tinggal di Kos Bersama Korban

- Jumat, 29 Juli 2022 | 11:02 WIB
Rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 28 Juli 2022.
Rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 28 Juli 2022.

UNGARAN, suaramerdeka-wawasan.com - Polres Semarang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan tersangka pelaku, Imam Sobari (32) di lima tempat berbeda pada Kamis, 28 Juli 2022.

Dalam reka ulang itu, pembunuh berdarah dingin Imam Sobari memeragakan 21 adegan atas perbuatan keji yang dilakukannya terhadap korban, yang juga kekasinya itu.

Saat dilakukan rekonstruksi, ternyata terungkap fakta baru yang dilakukan tersangka Imam Sobari, yaitu ia menggunakan surat nikah palsu agar bisa tinggal bersama korban di rumah kos, yang menjadi tempat awal pembunuhan.

''Fakta baru, bahwa yang bersangkutan diduga memalsukan surat nikah, dan ketika mendaftar kos di sana menggunakan surat palsu tersebut,'' kata Kasatreskrim Polres Semarang, AKP Agil Widiyas Sampurna, usai rekonstruksi.

Menurut Agil, tersangka Imam Sobari dengan sadar melakukan tindakan kejinya tersebut dengan konsisi sehat secara mental.

''Tersangka dengan sadar melakukan tindak kejahatannya tersebut, tidak ada indikasi gangguan mental apapun,'' jelasnya.

Agil menjelaskan, dari 21 adegan reka ulang dilakukan di beberapa lokasi antara lain rumah kos yang ditinggali tersangka dengan korban di Bergas, Kabupaten Semarang.

Di lokasi itu, jelasnya, pelaku dan korban sempat terlibat adu mulut usai korban K (24) menyebut pelaku pengangguran, pada 16 Juli 2022 sekitar pukul 22.00 WIB.

Reka ulang, katanya, dilanjutkan dan menggambarkan pada 17 Juli dini hari sekira pukul 01.00 WIB, saat Imam mencekik kekasihnya K yang sedang tertidur.

Tersangka, jelasnya, membenturkan kepala korban karena terbangun saat dicekik dan mencoba berteriak di kamar kosnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X