Resah Sering Menjadi Korban Pungli, Puluhan Sopir Truk Banyumas Raya Wadul ke Ganjar

- Kamis, 28 Juli 2022 | 10:12 WIB
Komunitas sopir truk se-Banyumas mengadu ke Ganjar Pranowo ketika melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas, Rabu, 27 Juli 2022. /Dok Istimewa/
Komunitas sopir truk se-Banyumas mengadu ke Ganjar Pranowo ketika melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas, Rabu, 27 Juli 2022. /Dok Istimewa/

BANYUMAS, suaramerdeka-wawasan.com - Puluhan anggota komunitas sopir truk se-Banyumas Raya, mengadu ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, karena sering menjadi korban pungli (pungutan liar).

Mereka menemui Ganjar saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas pada Rabu, 27 Juli 2022.

Koordinator sopir truk se-Banyumas Raya, Damsik menjelaskan, pertemuan tersebut dalam rangka menyampaikan aspirasi dan keluh kesah terkait praktik pungli yang masih ada.

Baca Juga: Yuni Shara Jadi Langganan Penyanyi Istana Negara, Begini Pengalamannya

Menurut Damsik, pertemuan dengan orang nomor satu di Jateng merupakan yang pertama kali.

''Beliau menerima aspirasi dan keluh kesah tentang kejadian, permasalahan, dan keluh kesah para driver yang ada di perjalanan,'' katanya usai waduladuan ke Ganjar, Rabu, 27 Juli 2022.

Sebenarnya, ada beberapa keluh kesah yang disampaikan para sopir truk itu, namun yang paling banyak disampaikan yaitu merasa menjadi korban praktik pungli.

Baca Juga: Jokowi Cabut Pembatasan Impor Produk Makanan Jepang, Kishida Mengapresiasi

''Kebanyakan aduannya itu pungli, karena di tol masih banyak pungli-pungli yang luar biasa,'' jelas Ganjar.

Para sopir truk itu mengaku, harus mengeluarkan uang rata-rata bisa sampai Rp 150 ribu terkait pungutan liar, dengan sekali pungutan rata-rata harus membayar Rp 50 ribu.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X