Terbakarnya Gudang Pupuk di Mranggen Demak, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Miliar Rupiah

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 20:36 WIB
Public Relation CV Saprotan Utama Emelia, memberikan keterangan terkait kerugian akibat terbakarnya gudang pupuk. /Dok Istimewa/
Public Relation CV Saprotan Utama Emelia, memberikan keterangan terkait kerugian akibat terbakarnya gudang pupuk. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Gudang pupuk milik CV Saprotan Utama di Desa Bandungharjo, Mranggen, Demak, yang terbakar pada Kamis malam, 21 Juli 2022, mengakibatkan kerugian ratusan miliar rupiah.

Demikian dikatakan Public Relation (PR) CV Saprotan Utama (SU) Bandungrejo, Emelia, dalam keterangannya pada Sabtu, 23 Juli 2022.

Menurut Emelia, yang terbakar di gudang itu kebanyakan adalah stok pupuk yang didatangkan dari Rusia.

Baca Juga: Agar Asap Tak Mengepul di Pabrik Pupuk Terbakar, Petugas Damkar Demak Semprotkan Campuran Detergen

''Kebanyakan yang terbakar adalah barang-barang kemasan, seperti plastik, karung, dan pupuk yang sudah dikemas. Kami taksir kerugian antara 100 hingga 200 miliar rupiah,'' paparnya.

Selain itu, kata Emelia, lokasi kebakaran bukan tempat produksi, melainkan gudang penyimpanan saja, sehingga cukup banyak pupuk yang terbakar.

''Itu kami duga api muncul dari Gudang D atau C, kemudian merambat ke Gudang B, tempat penyimpanan pupuk,'' ungkap Emelia.

Baca Juga: Kopda M Jadi Otak Pelaku Penembakan Istrinya Diburu Polri dan TNI, Ternyata Ini Tampangnya

Hingga saat ini, pihak CV Saprotan Utama dibantu Polres Demak terus mengupayakan pemadaman maksimal hingga pendinginan.

Hal ini, untuk meminimalisir dampak yang diakibatkan dari kepulan asap kimia, yang pada Sabtu pagi, 23 Juli 2022 masih mengepulkan asap.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X