Guru SD Kabupaten Pekalongan Dicokok Polisi, Diduga Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Empat Siswinya

- Selasa, 19 Juli 2022 | 21:45 WIB
Pelaku dugaan pelecehan seksual siswa SD ketika dimintai keterangan di Mapolres Pekalongan, Selasa, 19 Juli 2022. /Humas Polres Pekalongan/
Pelaku dugaan pelecehan seksual siswa SD ketika dimintai keterangan di Mapolres Pekalongan, Selasa, 19 Juli 2022. /Humas Polres Pekalongan/

KAJEN, suaramerdeka-wawasan.com - Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pekalongan dicokok polisi, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap empat siswa.

Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria mengatakan, pelaku berinisial IS (36), warga Desa Gandarum, Kecamatan Kajen.

''Berdasarkan laporan sudah ada empat korban,'' jelas Arief dalam keterangan pers di Mapolres pada Selasa, 19 Juli 2022.

Baca Juga: Polda Jateng Ungkap Kasus Mafia Tanah, 12 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Ia membeberkan, modus dari tersangka yakni dengan mendekati korban dari belakang, dengan memanggilnya untuk menanyakan pelajaran.

Lalu, jelas Arief, kedua tangan tersangka merangkul pundak korban, sedang tangan kanan tersangka mengajari menggunakan komputer atau laptop dengan memegang mouse.

Namun, sambung Arief, selesai mengajari itu, tersangka menarik tangan korban ke pundak, sambil menyentuhkan payudaranya.

Baca Juga: Wamen Perdagangan Kunjungi Pasar Kota Kendal, Ternyata Harga Minyak Goreng Curah di Bawah HET

''Pelaku melakukan aksinya dalam kurun waktu bulan November 2021 sampai bulan Januari 2022 di ruang kelas," jelasnya.

Menurut Arief, dari keterangan salah satu korbannya, pelaku juga pernah memeluknya saat latihan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X