Ikan Mati Milik Peternak Mencapai 2,1 Ton, Diduga Sungai Gandekan di Kota Magelang Tercemar Limbah

- Senin, 18 Juli 2022 | 21:46 WIB
Ikan yang mati milik peternak, diduga akibat pencemaran limbah di Sungai Gandekan, Kota Magelang. /Dok Istimewa/
Ikan yang mati milik peternak, diduga akibat pencemaran limbah di Sungai Gandekan, Kota Magelang. /Dok Istimewa/

MAGELANG, suaramerdeka-wawasan.com - Jumlah ikan mati milik para peternak mencapai 2,1 ton, diduga akibat Sungai Gandekan di Kota Magelang tercemar limbah pada Jumat, 15 Juli 2022.

Jumlah ikan mati sebanyak ini, merupakan hasil pendataan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko mengatakan, telah melakukan pendataan terhadap petani ikan yang terdampak pencemaran limbah Sungai Gandekan.

Baca Juga: Irigasi Kali Gandekan Kota Magelang Diduga Tercamar Limbah, Para Peternak Ikan Rugi Belasan Juta

Menurutnya, petani ikan ini ada yang tergabung kelompok maupun pribadi, totalnya berjumlah 37 orang.

''Kolamnya terdampak. Intinya sekarang sedang dicari solusinya. Sudah dihitung kerugiannya. Sekitar Rp50 juta lebih,'' kata Eri dalam keterangannya kepada

wartawan di sela-sela menghadiri sosialisasi persiapan penilaian Adipura Tahun 2022 di Ruang Adipura kompleks Pemkot Magelang, Senin, 18 Juli 2022.

Baca Juga: Insiden Kecelakaan Maut! Truk Tabrak Sejumlah Pengendara di Bekasi, Sedikitnya Delapan Korban Meninggal

Dari data yang disampaikan Eri kepada wartawan, jumlah ikan yang mati disebut mencapai sekitar 2.153 kg atau sekitar 2,1 ton.

Ia menyebutkan, jenis ikan yang mati tersebut meliputi lele, nila, bawal, gurami dan koi.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X