Rumah Buruh Tani di Grobogan Memprihatinkan, Gubernur: Dibantu, Masuk Dalam Program RTLH

- Jumat, 18 Juni 2021 | 10:18 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo melihat rumah tidak layak huni (RTLH) milik Jamin, warga Dusun Duwari, Pengkol, Grobogan, Kamis 17 Juni 2021. /Dok. Humas Pemprov Jateng
Gubernur Ganjar Pranowo melihat rumah tidak layak huni (RTLH) milik Jamin, warga Dusun Duwari, Pengkol, Grobogan, Kamis 17 Juni 2021. /Dok. Humas Pemprov Jateng

GROBOGAN, suaramerdeka-wawasan.com- Rumah buruh Tani di Dusun Duwari, desa Pengkel, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan disambangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis 17 Juni 2021.

Rumah milik Jamin tersebut dalam keadaan memprihatinkan. Hal ini dikarenakan, rumah yang berbentuk joglo tersebut kebanjiran. Akibatnya, rumah tidak bisa lagi untuk tempat tinggal sekeluarga.

Akibat dari dampak pendemi corona-19, Jamin buruh tani bisa melakukan renovasi, mengingat penghasilan Jamin tak menentu.

Baca Juga: Polri Bersinergi Memerangi Penyebaran Covid-19 di Indonesia

“Lha ini kok diisi air pak rumahnya?,” kata Ganjar saat menengok bagian dalam rumah yang terendam banjir.

“Banjir pak, sudah sempat saya tinggikan terus hujan lagi banjir lagi,” ujar Jamin.

Jamin mengaku, kondisi rumah dikosongkan selama dua tahun terakhir. Selama dua tahun itu pula, Jamin secara bertahap melakukan renovasi.

Baca Juga: Covid-19 Melonjak, Delapan Ruas Jalan Utama Kota Semarang Ditutup Mulai 19 Juni- 3 Juli 2021

“Nabung pak, setiap habis kerja dapat uang itu terus dicicil. Tapi karena pandemi terus pendapatannya juga ikut nggak pasti akhirnya berhenti. Baru sempat ninggiin pondasi,” ujarnya.

Ganjar pun meminta agar Dinas Perakim Jateng untuk membantu Jamin dengan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun, Ganjar meminta agar pengerjaannya gotong royong menggerakkan warga Dusun Duwari.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: PikiranRakyat.com

Terkini

X