Di Kudus Zona Merah Covid-19 Kian Luas, Meningkat Hampir 100 Desa

- Kamis, 17 Juni 2021 | 14:18 WIB
Jumlah desa yang masuk zona merah di Kudus bertambah. /Pixabay/Mohamed Hassan
Jumlah desa yang masuk zona merah di Kudus bertambah. /Pixabay/Mohamed Hassan

 

KUDUS, suaramerdeka-wawasan.com - Jumlah desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang masuk ke kategori zona merah saat ini semakin bertambah banyak.

Kabupaten Kudus sedang menghadapi masa krisis, lantaran banyak kasus Covid-19 yang bermunculan di Kudus.

Bahkan, ratusan jumlah tenaga kesehatan di Kudus juga terjangkit Covid-19.

Baca Juga: Virus Varian Delta Terus Mengganas di Kudus, 62 Warga Terjangkiti

Dilansir dari Antara, sebelumnya, ada 60 desa yang diketahui masuk ke zona merah.

Kini, jumlah tersebut bertambah menjadi 84 desa yang mendapatkan predikat zona merah.

"Desa yang masuk kategori zona merah tersebar di sembilan kecamatan dengan jumlah desa di masing-masing kecamatan bervariasi," kata juru bicara tim satgas percepatan penanganan Covid-19 Kudus, Andini Aridewi.

Daerah Kecamatan Kota menjadi lokasi dengan kasus paling banyak, yaitu sebanyak 16 desa yang masuk zona merah.

Setelah Kecamatan Kota, ada Kecamatan Jati dengan 10 desa zona merah.

Kecamatan Mejobo, merupakan kecamatan dengan desa zona merah yang paling sedikit, sebanyak enam desa.

Sementara itu, kecamatan lainnya ada delapan hingga sembilan desa yang masuk ke zona merah.

Ada penurunan kasus Covid-19 di Kecamatan Jekulo, dari sebelumnya 11 desa kini menjadi delapan desa.

Kecamatan Jekulo sempat menjadi daerah dengan zona merah terbanyak.

Desa Tumpangkrasak sempat masuk ke kategori zona merah dengan 20 kasus.

Ada perubahan yang signifikan di Desa Tumpangkrasak dari 20 kasus sudah ada 15 orang yang hampir selesai melakukan isplasi mandiri.

Sementara itu, lima kasus lainnya sudah memasuki hari kesembilan dan pasien Covid-19 tersebut tanpa gejala.

Penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang saat ini tengah dilakukan di Kudus diharapkan menjadi salah satu cara untuk menekan penularan Covid-19.

Selain itu, pemerintah desa juga dipersilakan melakukan penutupan lokal tingkat RT atau RW untuk membatasi aktivitas warganya.

Halaman:
1
2

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

X