Ditetapkan Daerah Wabah PMK, Pasar Hewan Boyolali Ditutup hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan

- Senin, 4 Juli 2022 | 21:37 WIB
Suasana terakhir di Pasar hewan Jelok, Cepogo, Boyolali pada Senin, 4 Juli 2022 sebelum ditutup. /Dok Istimewa/
Suasana terakhir di Pasar hewan Jelok, Cepogo, Boyolali pada Senin, 4 Juli 2022 sebelum ditutup. /Dok Istimewa/

BOYOLALI, suaramerdeka-wawasan.com - Pemkab Boyolali memperpanjang lagi penutupan seluruh pasar hewan untuk yang ketiga kalinya mulai Selasa, 5 Juli 2022.

Kepala UPT Pasar Hewan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali, Sapto Hadi Darmono, mengatakan, perpanjangan penutupan pasar ini, bahkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

''Iya, penutupan seluruh pasar hewan di Boyolali diperpanjang lagi mulai tanggal 5 Juli 2022 sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan,'' jelas Sapto dalam keterangannya pada Senin, 4 Juli 2022.

Baca Juga: Sebanyak 5.367 Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri Kota Semarang, Bisa ke Sekolah Swasta Gratis

Menurut dia, Disdagperin Boyolali telah mengeluarkan surat pengumuman tentang perpanjang penutupan seluruh pasar hewan di Boyolali.

Ia mengatakan, penutupan pasar hewan berdasarkan pada Keputusan Menteri Pertanian nomor 500.1/KPTS/M/06/2022 tentang penetapan daerah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Selain itu, katanya lagi, juga surat dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali tentang permohonan perpanjangan penutupan pasar hewan.

Baca Juga: Kericuhan Pecah di Babarsari Sleman, Polisi Sebut Kondisi Terkini Sudah Kondusif

Sapto menjelaskan, pertimbangan perpanjangan penutupan lainnya, karena pasar hewan di wilayah sekitar Kabupaten Boyolali juga masih ditutup, sehingga dikhawatirkan sapi dari luar daerah masuk ke Boyolali.

Ia mengatakan, perpanjangan penutupan pasar hewan ini juga untuk mencegah penularan penyakit PMK, melalui antarpeternak atau pedagang, agar bisa mengurangi penularan wabah PMK dengan cukup signifikan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X