Penyebab Tumpahan Minyak Mentah di Pantai Cilacap Masih Diselidiki, Diperkirakan Volumenya 1.900 Liter

- Selasa, 28 Juni 2022 | 20:47 WIB
Warga mengambil tumpahan minyak mentah yang ada di pantai Kabupaten Cilacap. /Dok Istimewa/
Warga mengambil tumpahan minyak mentah yang ada di pantai Kabupaten Cilacap. /Dok Istimewa/

CILACAP, suaramerdeka-wawasan.com - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap memberikan pernyataan resmi terkait insiden tumpahan minyak yang mencemari kawasan pantai di Kabupaten Cilacap.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU IV Cilacap, Cecep Supriyatna, mengatakan, dilihat dari fisiknya, tumpahan tersebut merupakan minyak mentah (crude oil).

''Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan, investigasi kami,'' katanya dalam keterangan pada Selasa, 28 Juni 2022.

Baca Juga: Kawasan Pantai Kabupaten Cilacap Tercemar Ceceran Minyak, Warga Kumpulkan hingga Ratusan Jerigen dan Ember

Dia mengatakan, sebelum terjadi tumpahan minyak, di Area 70 Pertamina Cilacap sedang ada aktivitas muat (loading) minyak dari pipa penyalur ke kapal tanker.

Hingga kini, kata Cecep, pihaknya belum mengetahui secara pasti sumber tumpahan minyak itu berasal dari kapal tanker atau dari pipa penyalur.

''Kawan-kawan di Area 70 sedang mencari sumber tumpahan minyak tersebut,'' jelasnya.

Baca Juga: Mulai 1 Juli 2022, Beli Pertalite dan Solar Harus Gunakan Aplikasi MyPertamina

Menurut Cecep, PT KPI RU IV Cilacap langsung mengerahkan tim untuk melakukan penanggulangan dan pembersihan, setelah menerima informasi tentang kejadian tumpahan minyak tersebut.

Tim PT KPI RU IV Cilacap, katanya, berupaya melokalisasi tumpahan minyak tersebut dengan menggunakan oil boom jika kondisi cuaca mendukung.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Bupati Pemalang Ditangkap Atas Dugaan Suap. Apa Saja?

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:02 WIB

Bupati Pemalang Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 11 Agustus 2022 | 22:58 WIB
X