Didesak Mundur sebagai Wakil Wali Kota Tegal, Jumadi: Tak Ada Regulasi Harus Mundur karena Pindah Partai

- Selasa, 28 Juni 2022 | 13:48 WIB
Ilustrasi M Jumadi ketika foto bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat Sekolah Partai PDI Perjuangan. /Dok Istimewa/
Ilustrasi M Jumadi ketika foto bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat Sekolah Partai PDI Perjuangan. /Dok Istimewa/

TEGAL, suaramerdeka-wawasan.com - Didesak mundur dari jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Tegal, M Jumadi menegaskan, tak ada regulasi yang mengatur masalah pejabat politik harus mundur karena pindah partai.

Hal itu dikatakan Jumadi, atas desakan mundur oleh partai koalisi lantaran ia berpindah partai dari Partai Demokrat ke PDI Perjuangan.

''Kalau saya didesak mundur, saya kira tidak ada regulasi soal itu. Tidak ada aturan kalau pindah partai harus mundur. Jadi tidak masalah kan,'' tegasnya dalam keterangan pada Selasa, 28 Juni 2022.

Baca Juga: Sekitar 250 Petugas Satpol PP Dikerahkan Segel Holywings, Ada 12 Outlet di Jakarta

Menurut Jumadi, sebagai wakil wali kota, akan tetap fokus bekerja sesuai dengan aturan.

Dia mengatakan, tetap akan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Wakil Wali Kota di Tegal.

''Harus tetap menjalankan tugas sampai masa bhakti berakhir. Menjalankan fungsi sebagai wakil wali kota di Pemkot Tegal,'' tegasnya.

Baca Juga: Tanggul Sungai Sat Jebol, Banjir Bandang Terjang Desa Tanjungrejo di Kabupaten Pati

Seperti diketahui, partai koalisi merupakan pengusung pasangan Wali Kota Tegal dan Wakil Wali Kota Tegal (Dedy Yon dan M Jumadi) periode 2018-2024.

Partai koalisi tersebut, meminta M Jumadi untuk mundur dari jabatan Wakil Wali Kota Tegal.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Bupati Pemalang Ditangkap Atas Dugaan Suap. Apa Saja?

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:02 WIB

Bupati Pemalang Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 11 Agustus 2022 | 22:58 WIB
X