Peternak Sambut Baik Rencana Pemberian Bantuan Uang Bagi Sapi yang Dimusnahkan Karena PMK

- Minggu, 26 Juni 2022 | 00:11 WIB
Ilustrasi PMK (Istimewa)
Ilustrasi PMK (Istimewa)

BOYOLALI, suaramerdeka-wawasan.com – Pemerintah berencana akan memberikan bantuan Rp10 juta per ekor sebagai pengganti ternak yang harus dimusnahkan karena penyakit mulut dan kuku (PMK).

Rencana itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dana ganti rugi itu, Rp10 juta per sapi, terutama untuk peternak UMKM.

Rencana ini disambut baik para peternak di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Menurut mereka, rencana ini akan sangat membantu peternak untuk bangkit.

Baca Juga: Disiapkan Posko PMK melalui Gerakan Jogo Ternak di Jateng, Ini Nomor WA yang Bisa Dihubungi

"Kasihan para peternak sapi yang terkena wabah PMK. mereka butuh bantuan dari pemerintah. Makanya kami menyambut baik jika ada program pemerintah mengganti hewan ternak milik petani yang mati karena PMK," kata peternak sapi di Dukuh Kembangsari, Desa Madu, Kecamatan Mojosongo, Triyanto, di Boyolali, kepada Antara, Sabtu, 25 Juni 2022.

Ia mengaku, ada 10 ekor sapi perah miliknya yang positif terkena PMK. Bahkan, lanjutnya, ada satu ekor anakan dengan usia dua minggu yang akhirnya mati.

Dia berharap, pemerintah bukan hanya memberikan bantuan terkait sapi yang mati, akan tetapi juga ada bantuan langsung tunai seperti halnya dalam penanganan pandemi COVID-19.

Penularan PMK, kata dia, membuat kondisi ekonomi peternak lebih sulit ketimbang saat pandemi COVID-19.

Dia menyatakan setuju pemusnahan sapi terkena PMK dengan kondisi parah, untuk selanjutnya ada penggantian Rp10 juta per ekor.

Namun, Ia tidak setuju jika sapi positif PMK yang sebenarnya masih bisa diobati, namun malah dimusnahkan, semata-mata untuk mendapatkan penggantian Rp10 juta tersebut. 

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X