Tanggul Sungai Meduri Jebol Akibat Rob, Rumah Warga di Tiga Desa Kabupaten Pekolongan Kebanjiran

- Jumat, 24 Juni 2022 | 17:17 WIB
Rumah warga kebanjiran akibat jebolnya tanggul Sungai Meduri di Desa Tegaldowo, Kabupaten Pekalongan. /Dok Istimewa/
Rumah warga kebanjiran akibat jebolnya tanggul Sungai Meduri di Desa Tegaldowo, Kabupaten Pekalongan. /Dok Istimewa/

PEKALONGAN, suaramerdeka-wawasan.com - Limpasan air laut yang cukup besar, membuat tanggul Sungai Meduri di Desa Tegaldowo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan jebol.

Akibat jebolnya tanggul yang terjadi sejak Selasa sore, 21 Juni 2022, sejumlah rumah warga di sekitarnya terendam air bahkan ada beberapa yang terpaksa mengungsi.

''Tanggul jebol karena rob terlalu tinggi sekitar 25 meter,'' ungkap Kepala Desa Tegaldowo, Junaidi, kepada wartawan di lokasi banjir, Jumat, 24 Juni 2022.

Baca Juga: Promo Minuman Alkohol Gratis di Holywings, Polisi Dalami Laporan Terkait Dugaan Penistaan Agama

Menurutnya, banjir akibat rob yang menjebol tanggul menggenangi tiga desa di Kabupaten Pekalongan, dan satu perkampungan di Kota Pekalongan.

''Dampaknya itu di Desa Tegaldowo, Mulyorejo, Karangjumpo (Kabupaten Pekalongan) dan permukiman Pasirsari (Kota Pekalongan) terendam semua. Kalau mengungsi, di Kabupaten belum (ada), tidak tahu yang Pasirsari,'' terang Junaedi.

Saat ini, kata dia, tengah berupaya melakukan penanganan sementara dengan pembuatan tanggul darurat, agar air pasang yang masuk ke Sungai Meduri tidak melimpas ke permukiman warga.

Baca Juga: Minuman Beralkohol Gratis bagi Pengunjung Bernama Muhammad dan Maria, Promo Holywings Indonesia Dikecam

''Malam Rabu kita kerjakan (ditambal), malam Jumat, itu jebol lagi, karena kita pakai manual tidak kuat.

Bambunya hanyut lagi, ini kita pakai ekskavator, alhamdulillah sudah kuat ini, tinggal ngepulin tanah. Ini penahanan darurat dari desa,'' paparnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X